Pasar Murah Kota Jogja Digelar di 23 Titik, Siapkan 65 Ton Bahan Pokok
Pemkot Jogja menggelar pasar murah di 23 titik pada Oktober-November 2026. Sebanyak 65 ton komoditas bersubsidi disiapkan.
Guru olahraga SDN Wonorejo II, Bardal, menunjukkan kondisi ruas jalan rusak yang melintas di depan sekolahnya pada Senin (4/9/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo menegaskan bahwa Jalan Kabupaten di Dusun Gendol, Banyuroto, Nanggulan yang rusak bertahun-tahun wajib diperbaiki. Hanya saja, DPUPKP masih belum tahu waktu pelaksanaan perbaikan tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPKP Kulonprogo, Agustinus Nurcahyo Budi Wibowo mengatakan bahwa jalan tersebut wajib diperbaiki. “Jalan di Banyuroto itu banyak yang rusak. Itu [di Gendol] belum masuk [prioritas]. Desa [kalurahan] atau kecamatan [kapanewon] kan harusnya punya prioritas,” kata Nurcahyo, Senin (4/9/2023).
Nurcahyo mengaku anggaran perbaikan jalan rusak yang dimiliki Pemkab Kulonprogo terbatas. Pada tahun ini pun, Nurcahyo belum dapat menjawab secara pasti soal kemungkinan perbaikan jalan. “Tergantung dari Pemkab juga akan seperti apa. DPUPKP hanya mengusulkan. Kami belum bisa jawab kapan,” katanya.
Dia juga menegaskan bahwa crasher batu yang membawa batuan menggunakan truk-truk menjadi dilema. Sebabnya, truk-truk tersebut akan mempercepat kerusakan ruas jalan.
BACA JUGA: Jalan Banyuroto Nanggulan Rusak dan Berdebu Ganggu Aktivitas Pendidikan
Sebelumnya diberitakan, aktivitas belajar dan mengajar siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wonorejo II dan Kelompok Bermain (KB) Citra Bangsa, Banyuroto, Nanggulan terganggu akibat rusaknya jalan di kedua satuan pendidikan tersebut.
Selain kondisi jalan yang tidak layak dilalui, truk-truk yang melintas selalu menerbangkan debu-debu ke lingkungan sekolah. Baik daun maupun genting memutih, mirip seperti debu erupsi.
Guru Olahraga SDN Wonorejo II, Bardal mengaku dampak dari ruas jalan yang rusak tersebut adalah kesehatan. Debu yang beterbangan menyebabkan infeksi salurah pernapasan. “Apalagi ketika musim kemarau seperti ini yang diserang pernapasan. Saya sendiri belum sembuh. Dampak dari debu ini,” kata Bardal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menggelar pasar murah di 23 titik pada Oktober-November 2026. Sebanyak 65 ton komoditas bersubsidi disiapkan.
Guru Besar UMY Suswanta menjelaskan peran rekam jejak, integritas, dan kepercayaan masyarakat dalam menentukan pilihan pada Pilkades.
PLN menggabungkan PLN Electricity Services dan PLN Nusa Daya menjadi PLN Services. Perusahaan memastikan merger tidak disertai PHK.
Porprov Jateng XVII berlangsung 25–31 Oktober 2026, diikuti 7.999 atlet dari 35 kabupaten/kota sebagai persiapan menuju PON 2028.
DPRD Kulonprogo mendorong normalisasi sungai, pembersihan drainase, dan kolaborasi lintas instansi untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.
Sebanyak 56 penerima Beasiswa Sleman Pintar diwisuda. Salah satunya, Rayhan Rahman Syah, lulus dengan IPK 3,9 dan bekerja di PT KAI.