Harga Minyak RI April 2026 Melonjak Jadi 117,31 Dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Polisi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Jogja Inspektur Jenderal Polisi Suwondo Nainggolan menyebut kolaborasi Polisi RW (Rukun Warga) dan Jaga Warga efektif membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Dengan adanya Jaga Warga dan Polisi RW, tugas memelihara kamtibmas bisa terbantu dan lebih mudah," kata Suwondo, Selasa (5/9/2023).
Sebelumnya pada Senin (4/9/2023) malam, Kapolda didampingi sejumlah jajarannya mengadakan silaturahmi dengan anggota Jaga Warga dan Polisi RW di Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman
Kapolda menuturkan Polisi RW merupakan personel Polri yang ditunjuk menjalankan tugas di lingkup RW, di samping menjalankan semua fungsi kepolisian.
Sementara Jaga Warga dapat diartikan orang atau kelompok masyarakat tertentu yang bertanggung jawab menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
BACA JUGA: Buron 5 Bulan, Pelaku Pembacokan di Ring Road Selatan Ditangkap
"Semisal kamling, diskusi untuk menyelesaikan permasalahan supaya dapat diselesaikan secara mufakat saat ada tetangga berselisih paham," kata dia.
Kelompok Jaga Warga, menurut Suwondo, semestinya lebih efektif dalam mencegah munculnya permasalahan di tengah masyarakat, salah satunya mengantisipasi maraknya pencurian sepeda motor di bulak persawahan maupun permukiman warga.
Kapolda menambahkan Bhabinkamtibmas, Polisi RW, serta Jaga Warga dapat membuat inovasi bersama dalam menjaga keamanan masyarakat sebab ketiganya tidak sulit memetakan lokasi yang rawan, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dengan Polri.
"Silakan menyelesaikan suatu permasalahan, namun ada batasnya, jangan sampai menimbulkan masalah baru dan jangan dilakukan bila akan timbul permasalahan sosial yang lebih besar," kata Suwondo.
Kapolda berharap Polisi RW dan Jaga Warga bertatap muka dengan ketua RW dan dukuh setiap pekan untuk berdiskusi terkait keamanan di lingkungan setempat.
"Diskusikan terlebih dahulu untuk mengantisipasi setiap permasalahan yang akan timbul serta mencegah terjadinya permasalahan baru," kata dia.
Sementara itu, saat silaturahmi dengan anggota Jaga Warga dan Polisi RW di Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman, Senin (4/9/2023) malam, Suwondo juga berpesan kepada para orang tua agar menghubungi Jaga Warga dan Polisi RW manakala hingga pukul 22.00 WIB anak-anak remaja mereka belum pulang.
"Semoga dengan adanya Polisi RW dan Jaga Warga ini bisa mempunyai andil dan berperan serta membantu kegiatan masyarakat dalam segala hal utamanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tutur Suwondo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.