Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Tancap Gas, Pembongkaran Sekolah Rampung
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Kendaraan proyek beroperasi di area pembangunan tol Jogja-Solo seksi paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman pada Senin (28/8/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah utilitas di sepanjang jalan Ring Road setelah fly over Jombor ke arah Barat hingga tikungan Ring Road Trihanggo bakal dipindahkan menyusul akan dimulainya pembangunan proyek Tol Jogja-Solo Paket 2.2.
Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan ada 12 item utilitas di jalan Ring Road yang akan dibongkar maupun direlokasi. Belasan item tersebut mencakup pohon, guadrail, tiang PJU sementara, tiang listrik, perambuan, lampu merah solar cell, radio frekuensi, patok delineator, halte, dua kabel provider dan satu kabel Internet.
Secara umum pembongkaran dan relokasi utilitas ini akan dilakukan mulai 8 September 2023 hingga 31 Desember 2023 dengan estimasi waktu 115 hari.
Relokasi kabel dijadwalkan akan mulai digarap pada 8 September 2023 dan berakhir pada 22 September 2023 dan 28 September 2023. Namun, satu kabel Internet mulai telah direlokasi sejak 4 September 2023 lalu meskipun pemindahannya belum rampung sampai kini.
BACA JUGA: Pembangunan Tol Jogja-Solo di Atas Ring Road, Pengendara Dipastikan Masih Bisa Melintas
Setelah relokasi sejumlah kabel, utilitas yang selanjutnya bakal dibongkar adalah pohon. Pohon di area Ring Road akan dibongkar pada 11 September 2023 mendatang dan bakal rampung pada 26 Oktober 2023 atau durasi estimasi pengerjaan selama 45 hari. "Pohon milik DLH Sleman," tuturnya, Kamis (7/9/2023).
Untuk pembongkaran tiang PJU sementara, kontraktor menjadwalkan pengirimannya pada 13 September 2023 sampai 27 September 2023 atau estimasi pengerjaan 15 hari. Utilitas tiang PJU Sementara ini milik Dishub Sleman. "Ada [utilitas Dishub] Sleman juga, yang lampu PJU sementara," teranganya.
Pada 18 September 2023 akan dilakukan dua agenda relokasi dan pembongkaran. Pertama yakni agenda relokasi radio frekuensi milik Dishub DIY yang akan dilakukan selama dua hari. Sementara agenda kedua yakni pembongkaran halte trans yang direncanakan rampung dalam kurun waktu 14 hari. "Halte milik Dishub DIY," ujarnya.
Dari sejumlah pemindahan, salah satu agenda yang patut dicermati ialah pembongkaran tiang listrik milik PLN. Tiang listrik PLN ini dijadwalkan akan dibongkar 28 September 2023 dan rampung 27 November 2033.
Pembongkaran tiang PLN ini menjadi kegiatan yang memiliki durasi pengerjaan paling lama dilakukan dibanding relokasi atau pembongkaran utilitas lainnya. Pasalnya waktu pemindahannya diberi estimasi sampai 60 hari pembongkaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.