Catat, Ini Jadwal Terbaru SIM Keliling Bantul Mei 2026
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026, layanan hanya dua jam di MPP Bantul, warga diminta datang lebih awal.
Ilustrasi mayat bayi./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Viral di media sosial video diduga dua mayat bayi mengambang di sungai kawasan Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, Kamis (14/9/2023) pagi.
Kabar terkait temuan dua mayat bayi yang mengambang di sungai itu diunggah oleh akun @merapi-uncover pada Kamis siang.
BACA JUGA : Lagi, Mayat Bayi Ditemukan di Sleman Tergeletak di Bawah
“Info awal penemuan 2 jenazah bayi di Berbah Sleman.. Demikian sekilas info, apa bila ada tambahan info akan kami tambahkan nanti,” tulis @merapi_uncover.
Di kolom komentar akun resmi Polsek memberikan keterangan bahwa temuan dua mayat bayi tersebut telah dicek langsung oleh Kapolsek Berbah Kompol Parliska.
BACA JUGA : Jelang Salat Jumat, Mayat Bayi Ditemukan Dikerubungi Lalat
“Selamat siang Kami dari Polsek berbah,dan langsung di pimpin Kapolsek berbah.Kompol Parliska.F.ST Pers Polsek berbah serta instansi terkait, Panewon berbah, Lurah jogotirto dn staf nya. sudah Cek TKP,dan Team Inafis Polres slm.sudah Olah TKP dan amankan Jenazah trs.Guna proses selanjutnya. (hms,14/9/23)Trimakasih,” tulis akun @PolsekBerbah di kolom komentar.
Video penemuan dua mayat bayi itu juga tersebar di berbagai platform medsos yang menimbulkan beragam komentar dari warganet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026, layanan hanya dua jam di MPP Bantul, warga diminta datang lebih awal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.