Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Borgol tahanan/tersangka - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bantul bersama BNN Provinsi DIY menangkap dua pengedar narkotika jenis sabu-sabu. Keduanya merupakan satu jaringan yang hendak menyebarkan sabu-sabu ke para konsumen di Jogja.
Kepala BNN Kabupaten Bantul, Arfin Munajah, menjelaskan penangkapan ini bermula dari laporan warga. Petugas BNN Kabupaten Bantul kemudian menindaklanjuti laporan dengan penyelidikan. “Selanjutnya pada Selasa 22 Agustus 2023 sekitar pukul 21.30 WIB petugas gabungan menangkap pelaku berinisial AP, 31,” ujarnya, Sabtu (16/9/2023).
AP ditangkap di sebuah minimarket di Soragan, Kalurahan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Ketika digeledah di tempat tinggalnya, petugas menemukan barang bukti berupa dua bungkus plastik yang dibalut lakban warna coklat berisi plastik klip kecil yang merupakan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,18 gram.
Bungkusan tersebut disimpan dalam saku jaket yang dikenakan pelaku sebelah kanan dan kiri. Adapun AP sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta dan beralamat di Kalurahan Karangwaru, Kapanewon Tegalrejo, Kota Jogja.
BACA JUGA: Wapres Maruf Sebut Pengusaha China Tertarik Investasi Industri Halal
Saat diinterogasi, AP mengaku mendapat paket sabu dari seorang pria berinisial KSB, 41, dan berencana mengantarkan kepada para pemesan. “AP mengaku bahwa dirinya akan mendapatkan upah mengantar dari pelaku inisial KSB berupa uang Rp50.000 dan jatah sabu untuk dipakai sendiri,” katanya.
Kemudian pada 25 Agustus 2023, BNNP DIY berhasil menangkap KSB di wilayah Candibinangun, Pakem, Sleman. Dari KSB didapatkan barang bukti berupa dua paket terbungkus plastik berisi kristal putih diduga Narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,54 gram.
Berdasarkan pengakuan Pelaku Inisial KSB bahwa narkotika tersebut didapat dari seseorang yang berada di Lapas di Jawa tengah dengan sebutan MR. X dan nomornya selalu ganti. Terkait dengan hal ini pihaknya masih akan mendalami.
Atas perbuatannya, AP dan KSB dikenakan pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 UU No.35/2009 tentang Narkotika, karena selain memiliki, mereka juga berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Samsung Galaxy A07 4G jadi HP Android terlaris dunia kuartal I/2026 versi Counterpoint, ungguli banyak pesaing di pasar global.
Ratusan warga Muhammadiyah dan masyarakat gotong royong membongkar atap MTsM 4 Sambungmacan Sragen yang ambruk.
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.