PMI Bantul Kirim Personel dan Buka Donasi untuk Korban Gempa NTT
PMI Bantul mengirim satu personel ke NTT dan membuka donasi untuk membantu kebutuhan dasar korban gempa, seperti makanan dan obat-obatan.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY membuka sebanyak 1.042 formasi berbagai posisi dalam penerimaan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 2023.
Proses seleksi akan diselenggarakan sejak 20 September sampai dengan 9 Oktober mendatang untuk rekrutmen tenaga kesehatan (nakes), guru dan tenaga teknis.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Amin Purwani menjelaskan masing-masing P3K itu rinciannya berisi formasi guru sebanyak 826, nakes 106, dan tenaga teknis berjumlah 110 posisi dengan dua kategori yakni P3K khusus pada 20-29 September dan dan P3K umum sejak 30 September-9 Oktober mendatang.
"Untuk pelamar P3K kategori khusus guru, kami mensyaratkan dari pelamar prioritas yakni mereka yang eks tenaga honorer kategori II dan guru non-ASN di sekolah negeri. Sementara P3K khusus dari nakes dan tenaga teknis adalah mereka yang punya pengalaman kerja minimal dua tahun dan tenaga non ASN pada instansi yang dilamar," jelas Amin, Kamis (21/9/2023).
Pada formasi P3K khusus guru Pemda DIY juga mensyaratkan peserta yang melamar hanya dari mereka yang sebelumnya telah mengantongi nilai ambang batas pada seleksi PPPK jabatan fungsional guru pada tahun 2021 lalu dan belum pernah dinyatakan lulus pada seleksi yang sama pada periode sebelumnya. "Kemudian juga harus terdaftar di Dapodik Kemendikbud Ristek dan memiliki masa kerja minimal tiga tahun. Kalau formasi P3K umum itu ditujukan bagi pelamar baru," ucapnya.
BACA JUGA: Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 via Portal SSCASN BKN Resmi Dibuka, Berikut Jadwalnya
Amin menerangkan bahwa proses rekrutmen ini dilangsungkan sama dan serentak seluruh Indonesia berdasarkan ketentuan dari KemenparRB. Sampai dengan 2022 lalu tercatat ada sebanyak 3.442 pegawai honorer atau tenaga bantu di Pemda DIY terdiri atas guru, nakes, dan tenaga teknis.
"Pada tahun ini jumlahnya berkurang jadi 2.988 orang karena banyak juga yang tidak lolos seleksi. Tenaga bantu yang ada di DIY juga bisa mencoba di daerah lain asalkan sudah tercatat di database BKN," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Bantul mengirim satu personel ke NTT dan membuka donasi untuk membantu kebutuhan dasar korban gempa, seperti makanan dan obat-obatan.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ini tahapan pemilihannya.
Ondrej Rudzan membidik starting XI PSIM Jogja. Bek Republik Ceko itu siap bermain di posisi apa pun demi membantu tim meraih kemenangan.
DPRD DIY menyoroti kesiapan SAR menghadapi bencana. Basarnas Jogja memiliki 117 personel dan belum punya alut untuk operasi SAR di tengah laut.
TelkomGroup Prioritaskan Stabilitas Jaringan Selama Fase Normalisasi Pascabencana
Kemenkes mengirim ratusan ribu masker dan oksigen untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap karhutla yang berdampak pada 7 provinsi.