Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Kemacetan yang terjadi mulai dari Sungai Kalipentung, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan ruas jalan Jogja-Wonosari sudah dilakukan sejak akhir Agustus 2023 dan masih berlangsung hingga sekarang. Selama perbaikan, Dinas Perhubungan Gunungkidul mengimbau para pengendara untuk menggunakan jalur alternatif agar tidak terkena macet karena sistem buka tutup selama pengerjaan.
Meski demikian, imbauan ini kurang diindahkan karena pengendara masih memilih jalur utama di Jogja-Wonosari. Akibatnya sering terjadi kemacetan khususnya saat jam berangkat maupun pulang kerja.
Baca Juga: Hanya Satu Ruas Jalan di Gunungkidul Disetujui Perbaikannya oleh Pemerintah Pusat
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, sebelum perbaikan dilakukan sudah ada koordinasi dengan Polres Gunungkidul. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kemacetan pada saat perbaikan dilaksanakan.
Berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan, pengendara kendaraan pribadi diminta memanfaatkan jalur alternatif seperti jalur Getas menuju Dlingo, Bantul atau alternatif lainnya seperti via Nglanggeran atau Gedangsari via jalur Clongop yang berbatasan dengan Klaten atau via Nglipar dan Ngawen menuju Cawas.
“Kami sudah memasang spanduk imbauan agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari ruas utama yang diperbaiki,” kata Bayu kepada wartawan, Senin (25/9/2023).
Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Siapkan Rp15,8 Miliar untuk Jalan Rusak Sepanjang 19,4 Kilometer
Meskipun demikian, Bayu mengakui imbauan untuk untuk menggunakan jalur alternatif kurang dihiraukan. Hal ini terlihat adanya kemacetan di sekitar lokasi perbaikan sehingga menjadi indikasi kuat pengendara tetap memilih menggunakan jalur utama yang diperbaiki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.