Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Salah satu siswa yang tampil dalam Radio Sastra dalam gelaran Festival Sastra Yogyakarta. Dok Disbud Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Festival Sastra Yogyakarta (FSY) menhadirkan Radio Sastra yang diikuti puluhan siswa di Kota Jogja. Gelaran Radio Sastara ini mengubah karya sastra, seperti cerpen, pusi, hingga drama yang sebelumnya berbentuk naskah tertulis jadi audio yang nantinya disiarkan ke berbagai radio di Jogja.
Radio Sastra sendiri diikuti sisiwa-siswa di Jogja yang dilakukan sebanyak empat kali. Terakhir, kegiatan ini akan dilangsungkan di SMAN 3 Jogja pada Kamis (12/10/2023) mendatang.
BACA JUGA : Menjaga Akal dan Bumi di Peristiwa Sastra FKY 2023
Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja, Ismawati Retno menjelaskan kegiatan ini untuk menarik perhatian generasi muda akan sastra dan kebudayaan secara umum. “Lantunan pembacaan cerita pendek, puisi dan naskah drama oleh sastrawan pada acara Radio Sastra mampu menggerakkan emosional penonton. Sejumlah sastrawan yang tampil mampu memukau penonton hingga merasa terhubung dengan perasaan yang diungkapkan dalam teks,” paparnya, Selasa (10/10/2023).
Tak hanya pembacaan karya sastra yang direkam, jelas Isma, dalam Radio Sastra perekaman tersebut juga ditambah dengan musik latar. “Iringan musik yang dimainkan pun mampu menggiring imajinasi penonton terasa seakan-akan berada di tempat dan situasi yang digambarkan,” jelasnya.
Selain sisiwa, Radio Sastra juga diikuti mahasiswa di kota pelajar salah satunya dari Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). “Kami tidak menduga bahwa antusiasme terhadap penyelenggaraan Radio Sastra di UKDW cukup besar,” kata staf pengajar UKDW Endah Setyowati.
BACA JUGA : Sastra Jogja Berkembang Mengiringi Dinamika Zaman
Endah menjelaskan partisipan yang mengisi acara Radio Sastra di UKDW berasal dari latar belakang profesi. “Tidak hanya seniman tetapi juga IT Specialists, pemuka agama, dosen, mahasiswa dari berbagai program studi di UKDW. Mereka seperti menemukan ruang ekpresi dan aktualisasi diri melalui karya sastra dan seni, yang selama ini jarang dilakukan di UKDW,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.