KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Sejumlah pelajar di Bantul diamankan pihak kepolisian karena terlibat dalam aksi provokasi. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul pun mendorong sekolah untuk memperbanyak kegiatan bakat dan minat pelajar.
“Ini [upaya penanganan kenakalan remaja] juga ditingkatkan berbagai kegiatan yang bisa menyalurkan bakat, kemampuan, pengembangan diri peserta didik termasuk dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan kesiswaan,” kata Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko melalui telepon, Minggu (15/10/2023).
BACA JUGA: Enam Remaja Digelandang Warga saat Hendak Tawuran, Ternyata Pelajar Sekolah Ini
Dengan begitu, katanya, pelajar dapat mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang bermanfaat yang dapat menyalurkan minat dan bakatnya. “Harapannya waktu anak full atau penuh dengan kegiatan yang positif terkait pengembangan bakat dan pengembangan diri maupun organisasi,” katanya.
Dia menyampaikan pencegahan kekerasan yang dilakukan remaja dalam satuan pendidikan telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No.46/2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
“Kami terus menyampaikan sosialisasi [Permendikbudristek No.46/2023], memberikan himbauan kepada sekolah untuk selalu diingatkan [pencegahan kekerasan pada satuan pendidikan]. Kita juga prihatin masih ada terjadi [pelajar terlibat kekerasan]. Semoga semakin kondusif,” kat
Menurutnya saat ini beberapa satuan pendidikan juga telah mendeklarasikan sebagai Sekolah Anti Gank, Anti Kekerasan, Anti Perundungan, Anti Pergaulan Bebas dan Anti Narkoba.
Beberapa sekolah yang telah melakukan deklarasi antara lain SMPN 2 Pleret dan SMPN 2 Kretek. Deklarasi tersebut, sambung Isdarmoko menjadi komitmen sekolah untuk dapat menjalankan sistem belajar mengajar dengan baik. “Kita berharap nanti pelajar ya belajar, dengan kegiatan pengembangan diri,” katanya.
Menurut dia kenakalan remaja merupakan tanggungjawab bersama untuk menanganinya. Karena itu dalam pencegahan kekerasan yang melibatkan pelajar, pihaknya juga telah bekerjasama dengan pihak kepolisian, forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Bantul [Forkopimda], panewu, lurah, polsek, dan koramil.
“Sehingga kita bersama-sama, karena ini masalah kita bersama. Kejadian bukan hanya pada jam sekolah, bisa di malam hari, sehingga kita menjalin kemitraan dengan berbagai instansi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.