Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Sumbing telah padam.
Kepala BPBD Jogja Nur Hidayat (kiri) dan Kepala Damkarmat Jogja Taokhid menjelaskan kesiapan mitigasi bencana dalam menghadapi musim pancaroba, Selasa (24/10/2023)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Menghadapi peralihan musim dari musim kemarau jadi penghujan yang diperkirakan terjadi pada November 2023 mendatang, Pemkot Jogja sudah menyiapkan berbagai strategi mitigasi bencana.
Strategi mitigasi bencana Pemkot Jogja tersebut terutama untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana akibat cuaca ekstrim yang kerap terjadi saat musim pancaroba.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja yang memimpin koordinasi mitigasi bencana tersebut juga akan melakukan peningkatan kapasitas pada personelnya. “Selain peningkatan kapasitas personel, sesuai Surat Keputusan Wali Kota Jogja, semua organisasi perangkat daerah [OPD] juga terlibat dalam mitigasi ini,” kata Kepala BPBD Jogja, Nur Hidayat, Selasa (24/10/2023).
Keterlibatan seluruh OPD di lingkungan Pemkot Jogja dalam memitigasi bencana, kata Hidayat, sesuai sektornya masing-masing. “Misalnya nanti butuh Dinas PUPRKP untuk pembuatan talud, maka kami koordinasikan, begitu juga misalnya butuh distribusi obat-obatan maka ke Dinkes. Semua OPD juga sudah menyanggupi dan terkoordinasi dengan baik,” ujar dia.
BACA JUGA: Musim Pancaroba, Dinkes DIY: Waspada Influenza dan Diare
Hidayat menjelaskan kelompok masyarakat di wilayahnya juga sudah dilatih dan difasilitasi dengan baik untuk memitigasi bencana. Dimana sudah terbentuk 155 kampung tangguh bencana (KTB), targetnya sendiri total ada 169 KTB di Jogja hingga 2024 mendatang.
Peralatan deteksi bencana juga sudah dilakukan penambahan BPBD Jogja. “Early Warning System [EWS] sudah kami tambah juga khususnya untuk mengantisipasi banjir, kami tambah EWS di beberapa titik total sudah ada 17 EWS di sungai-sungai Jogja,” ungkapnya.
Sementara itu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Jogja juga turut membantu mitigasi bencana, khususnya kebakaran dimana menjelang musim penghujan ini suhu meningkat drastis. “Kami sudah bersiaga selalu sekarang ada tiga pos setidaknya yang selalu siaga untuk menanggulangi kebakaran, di Pos Mojo, Pos Pusat, dan Pos Mergangsang,” kata Kepala Damkarmat Jogja, Taokhid, Selasa siang.
Taokhid menjelaskan Damakrmat juga memiliki relawan kebakaran di tingkat kelurahan di seluruh kelurahan. “Sukarelawan kebakaran ini kami terus berkoordinasi dengan mereka untuk membantu berbagai bentuk mitigasi penyelamatan, menghadapi musim pancaroba ini kami juga melakukan pelatihan terhadap sukarelawan ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Sumbing telah padam.
SIM Keliling Jogja Selasa 27 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Satpol PP Bantul menyoroti potensi geng sekolah memicu klitih. Pengawasan orang tua, pembinaan pelajar, dan patroli dinilai penting untuk pencegahan.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia enam jadwal pergi dan pulang dengan tarif Rp12.000.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 27 Oktober 2026, mencakup hujan ringan hingga potensi hujan petir. Simak suhu dan kelembapan tiap wilayah.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, tarif mulai Rp12.000. Perhatikan perbedaan tanggal jadwal Pantai Drini.