Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Petugas Polsek Jetis mendatangi rumah kosong yang menjadi tempat kumpul sejumlah remaja, Rabu (26/10/2023)/ist Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polsek Jetis, Bantul, menggrebek sejumlah remaja laki-laki dan perempuan yang kumpul-kumpul di sebuah rumah kosong di Jalan Bakulan-Imogiri, Kalurahan Canden, Jetis, Bantul. Mereka diketahui sudah sering berkumpul di rumah kosong tersebut.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan penggrebekan ini terjadi pada Rabu (25/10/2023) pukul 23.15 WIB.
“Babinkamtibmas dan Babinsa setempat melaksanakan patroli wilayah Desa Binaan dan mendapati adanya sekelompok remaja laki-laki dan perempuan yang berkumpul di dalam rumah kosong itu,” ujarnya, Kamis (26/10/2023).
Temuan ini lalu dilaporkan ke Polsek Jetis. Tim Gabungan Piket Fungsi Polsek Jetis pun mendatangi lokasi, kemudian para remaja dibawa ke Polsek Jetis menggunakan dua unit mobil sedan patroli Polsek Jetis. “Para remaja tersebut lalu didata dan diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.
BACA JUGA: Tak Ada Uji Kelayakan, Jembatan Kaca di Banyumas Pecah, Polisi Periksa 12 Orang
Totalnya ada sebanyak sembilan remaja yang berkumpul di rumah kosong tersebut, terdiri dari tiga perempuan dan enam laki-laki. Mereka rata-rata masih duduk di bangku SMA dan SMP dari wilayah Jetis, Pundong dan sekitarnya.
Saat didatangi petugas, para remaja itu sebatas kumpul-kumpul saja. Namun mereka tetap dibawa ke Polsek Jetis untuk mengantisipasi hal-hal negatif. “Tapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi hal-hal negatif, minum-minum atau lainnya,” ungkapnya.
Berdasarkan pengakuannya, para remaja tersebut sudah berulang kali berkumpul di dalam rumah kosong tersebut pada malam hingga dini hari. “Hal ini sangat disayangkan, ditambah adanya remaja perempuan hingga larut malam,” katanya.
Setelah mendapat pembinaan, para remaja tersebut kemudian didatangkan orang tuanya dan dijemput untuk kembali ke rumah. “Para remaja tersebut telah dijemput oleh keluarganya masing-masing pada pukul 01.30 WIB,” ujarnya.
Ia mengimbau para orang tua khususnya di Kabupaten Bantul bisa lebih peduli dengan anak-anaknya agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan karena keluar hingga larut malam. “Agar anak-anak tidak keluar rumah di malam hari kecuali ada hal mendesak maupun ada kepentingan lain,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.