Pilot Asing Jadi Kurir Narkoba, Polisi Buru Jaringan Internasional
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Olahraga Ngalar Blarak yang digelar di Pantai Glagah, Kulonprogo, Sabtu (28/10/2023)./ Antara/ HO-Humas Pemkab Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo menyelenggarakan Festival Nglarak Blarak ataumenyeret pelepah daun kelapa di Pantai Glagah, Sabtu (28/10/2023). Kegiatan tersebut untuk melestarikan olahraga tradisional dan juga menarik kunjungan.
Tradisi yang sudah berjalan sejak zaman dulu tersebut bakal dipatenkan sebagai salah satu atraksi budaya Kulonprogo.
Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito mengatakan Nglarak Blarak merupakan jenis olahraga tradisional murni yang digali dari kearifan lokal Kabupaten Kulonprogo.
“Sekilas kami sampaikan bahwa Nglarak Blarak ini mengambil latar belakang dari penderes nira di Kulonprogo. Dari aktivitas ini, kemudian kita buat sebuah permainan yang dibubuhi aturan baku supaya menjadi olahraga tradisional,” kata Joko.
Ia mengatakan sejak diciptakannya Nglarak Blarak, olahraga tradisional ini telah meraih beberapa prestasi di antaranya menjadi juara 2 dalam kompetisi nasional pada 2014 dan meraih juara 1 pada ajang TAFISA World Games 2016 mewakili Indonesia.
"Kami berharap Nglarak Blarak lahir menjadi identitas lokal Kulonprogo yang telah mendunia dan harus dilestarikan," katanya.
BACA JUGA: Bintang Bollywood Shaheer Sheikh Ramaikan HUT ke-72 Kulonprogo di Alun-Alun Wates
Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti berpesan supaya olahraga tradisional Nglarak Blarak dapat dipatenkan.
“Terus terang saya baru pertama kali menyaksikan Nglarak Blarak. Ini perlu dipatenkan. Karena kalau ini menjadi salah satu atraksi budaya di Kulonprogo, saya kira ini bisa menjadi sesuatu yang kemudian bisa dibanggakan oleh Kabupaten Kulonprogo dan memang perlu ada legalitas,” kata Ni Made.
Menurut dia, pemain Nglarak Blarak didominasi oleh muda-mudi, sehingga dapat menjadi tempat penyaluran energi positif.
Dalam permainan Nglarak Blarak, para pemain diajarkan untuk bekerja sama, cekatan dan mengambil inisiatif.
"Kami kira kegiatan positif ini harus kita lestarikan dan beri semangat terus, apalagi yang berkecimpung adalah anak-anak muda. Ini dapat menjadi satu kegiatan yang bisa kemudian mengalihkan dari kegiatan-kegiatan negatif,” kata Ni Made.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.