Warmindo di Sleman Terbakar Usai Ledakan, 3 Pegawai Luka Bakar
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan infrastuktur hasil padat karya di Kapanewon Minggir pada Minggu (29/10/2023). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- Lima proyek hasil program padat karya di wilayah Kapanewon Minggir mulai diresmikan. Infrastruktur hasil padat karya ini diharapkan dapat memudahkan askes masyarakat dan mendongkrak perekonomian warga.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman, Sutiasih menyampaikan program padat karya merupakan program pemberdayaan masyarakat Kalurahan dalam pembangunan di wilayahnya. Dalam pelaksanaannya, padat karya di wilayah Minggir ini dilakukan di lima lokasi meliputi Padukuhan Daratan I berupa talud irigasi, Padukuhan Kedungprahu berupa talud jalan, Padukuhan Sutan berupa talud jalan, Padukuhan Dagen berupa talud jalan, dan Padukuhan Berakan berupa talud irigasi.
"Pada tahun ini Pemkab Sleman menganggarkan padat karya 17 lokasi di 17 Kapanewon. Salah satunya di Kapanewon Minggir yang dipusatkan di Kalurahan Sendangarum," kata Sutiasih pada Minggu (29/10/2023).
BACA JUGA : Berantas Pengangguran, Tahun Ini Ada 481 Paket Padat Karya di Bantul
Peresmian padat karya di Minggir dipusatkan di Kalurahan Sendangarum yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sleman.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengungkapkan pelaksanaan program padat karya merupakan komitmen Pemkab Sleman untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Termasuk meningkatkan produktivitas serta menumbuhkan konektivitas antar wilayah melalui pembangunan infrastruktur.
Selain memberi kemudahan akses, Kustini berharap padat karya juga dapat menjadi upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya padat karya melibatkan masyarakat secara langsung sehingga membuka lapangan kerja masyarakat di tingkat Kalurahan.
"Melalui padat karya produktif ini diharapkan dapat membuka peluang usaha masyarakat, sehingga mampu mengurangi pengangguran yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Kustini berpesan kepada masyarakat agar dapat menjaga dan memelihara sarana prasarana yang telah dibangun. Sehingga, nantinya manfaat dari padat karya ini akan terus dirasakan oleh warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.