Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan di Pantai Congot, Kamis (4/10/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) optimistis produksi perikanan tangkap yang ditargetkan 7.000 ton selama 2023 akan tercapai. Sebab, selama tiga bulan ke depan ini merupanja masa panen ikan laut.
Kepala DKP DIY Bayu Mukti Sasongka di Yogyakarta, Selasa, meyakini target itu bisa tercapai karena hingga kini kondisi gelombang laut selatan masih mendukung para nelayan untuk melaut meski memasuki pancaroba.
"Kalau tidak ada bulan purnama dan gelombang yang besar kami yakin masih bisa mencapai target," kata Bayu.
Bayu meyakini target produksi ikan tangkap yang tidak jauh dari capaian produksi 2022 itu bisa tercapai seiring meningkatnya kemampuan nelayan di DIY melaut.
Selain itu, lanjut Bayu, target tahun ini bisa tercapai karena saat ini masuk masa panen ikan laut seiring peralihan musim dari kemarau ke musim hujan.
Menurut dia, puncak panen ditandai dengan semakin banyaknya ikan laut yang muncul di permukaan laut.
"Masa panen dimulai Oktober, November, dan Desember puncaknya," ujar Bayu.
BACA JUGA: Produksi Perikanan DIY Belum Dapat Penuhi Kebutuhan Konsumsi Masyarakat
Sejumlah jenis ikan laut yang diperkirakan mengalami peningkatan, kata Bayu, adalah tuna, tongkol, dan cakalang.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP DIY Catur Nur Amin mengatakan jenis ikan yang banyak ditangkap oleh para nelayan di perairan DIY, masih jenis ikan pelagis besar seperti tuna, cakalang, serta tongkol, dan ikan pelagis kecil seperti teri, layang, serta kembung.
Kemampuan para nelayan, kata dia, ditingkatkan dengan memfasilitasi berbagai pelatihan menangkap ikan, hingga keterampilan terkait penanganan mesin kapal.
Menurut dia, target produksi ikan tangkap tahun ini tidak jauh dari capaian produksi tahun lalu.
Pada 2022 produksi ikan tangkap ditarget 7.063 ton, sementara realisasinya 7.072 ton atau 100,12 persen dari target.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.