Laba Taspen Turun 16,1 Persen Jadi Rp1,04 Triliun, Ini Penyebabnya
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Tugu Pal Putih / Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja meluncurkan Calender of Event Pariwisata di Kota Jogja sepanjang 2024 mendatang. Kota Jogja akan diramaikan dengan 123 event, 14 event di antaranya merupakan event unggulan.
Kepala Dispar Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menjelaskan ke 14 event unggulan itu di antaranya Pekan Budaya Tionghoa Jogja Cross Culture, Art Jog, Prambanan Jazz, dan Kotabaru Heritage Festival. Ada juga Festival Kebudayaan Yogyakarta, Pasar Kangen, Sumonar, Pasar Lawasan Mataram, dan Jogja Rockarta.
"Selain itu, ada pula event Land of Leisures Jogja, Kustomfest, Wayang Jogja Night Carnival, dan Ngayogjazz," katanya, belum lama ini.
Wahyu mengatakan seluruh event pariwisata di Kota Jogja telah diluncurkan dalam gelaran Laksmita atau Launching Kalender Semarak Event Pariwisata Yogyakarta, Jumat malam (3/9/2023). Menurut Wahyu, rentetan kegiatan pariwisata yang telah teragenda ini dapat menjadi acuan para wisatawan untuk datang berwisata ke Kota Jogja.
BACA JUGA: Mabuk, Seorang Pemuda Pengendara Motor Menabrak Tiang Listrik di Bantul
Diharapkan, event pariwisata yang telah terjadwal ini bisa mendatangkan wisatawan dengan minat khusus. Sehingga nantinya bisa meningkatkan masa tinggal dan jumlah belanja wisatawan di Kota Jogja. Sejak Januari 2023 hingga saat ini tercatat telah ada 3.147.527 wisatawan domestik dan mancanegara. "Sementara lama tinggal rata-rata 1,81 hari dan belanja rata-rata wisatawan mencapai Rp 2.132.906 per wisatawan," katanya.
Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menuturkan sektor pariwisata menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Selain itu, pariwisata juga menjadi penyumbang terbesar bagi PAD Kota Jogja. "Semakin banyak penyelenggaraan event berkualitas di Kota Jogja, diharapkan bisa menjadi daya tarik wisata serta menggerakkan perekonomian daerah," ujar Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Laba Taspen 2025 turun menjadi Rp1,04 triliun. Hasil investasi Rp9,87 triliun menjadi penopang di tengah penurunan pendapatan iuran.
Pelabuhan Patimban resmi melayani peti kemas internasional perdana yang diharapkan memperkuat logistik, perdagangan, dan investasi Indonesia.
Lansia berusia 74 tahun meninggal dunia seusai berolahraga di Alun-Alun Selatan Jogja. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan.
Polri memastikan emas 74 kilogram dan uang valas sitaan dalam kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah merupakan barang bukti asli.
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
DKP Bantul menyiapkan penebaran lebih dari 48.000 benih ikan nilem dan tawes di enam sungai untuk menjaga populasi ikan lokal dan kelestarian lingkungan.