Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Petugas membersihkan luapan minyak jelantah yang terjadi di kawasan Tugu Jogja, Selasa (31/10 - 2023). Harian Jogja - Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menduga minyak yang meluap di kawasan Tugu beberapa waktu terakhir itu berasal dari pembuangan limbah pemilik usaha di sekitar Tugu. Ini berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pasca melubernya minyak minggu lalu.
Menindaklanjuti hal ini, Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menyebut Satpol PP Kota Jogja hari ini (8/11) memanggil beberapa pemilik usaha. Upaya ini dilakukan untuk meminta keterangan dan mendalami kejadian ini secara lebih detail. Namun, Singgih tak menyebut secara pasti jenis usaha apa dan berapa jumlah pemilik usaha yang dipanggil.
"Ada beberapa, lebih dari dua (pemilik usaha)," kata Singgih saat jumpa pers di Balai Kota Jogja, Rabu (8/11).
Singgih menyebut, sejatinya Dinas PUPKP telah melakukan investigasi sejak luapan pertama muncul pada minggu lalu. Pembersihan dan penyedotan bahkan tak hanya dilakukan di TKP, tapi juga sampai ke kawasan Jalan Diponegoro untuk mencari sumber limbah. Dia menambahkan, beberapa sumber luapan minyak telah terdetaksi sejak minggu lalu. Namun, diduga ada sumber lainnya.
"Pada saat berproses mampet meneh. Nampaknya minggu lalu belum tuntas investigasinya, sudah meluap lagi," ujarnya.
BACA JUGA:Cegah Luapan Minyak di Tugu Jogja, Pemkot Pasang Penangkap Limbah Lemak
Dia menuturkan, seharusnya limbah yang dibuang ke saluran limbah harus difilter terlebih dahulu. Ini untuk memisahkan antara kandungan minyak dan air. Jika nantinya ditemui ada pelanggaran oleh para pemilik usaha, maka pihaknya akan melakukan penindakan. Singgih memastikan kondisi jalanan di sekitar Tugu Jogja kini telah kondusif.
"Semoga ini as soon as possible. Yang jelas, di sana sudah terkondisi dengan baik karena dibersihkan pakai air dan sabun," tutur Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.