Pembayaran Retribusi Wisata Kaliurang Pakai Non Tunai Mulai Awal 2027
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Ilustrasi dana./IIBI
Harianjogja.com, BANTUL—KPU Bantul menerima dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2024 sekitar Rp38 miliar (tepatnya Rp38.699.411.000).
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa menuturkan penerimaan dana hibah daerah tersebut telah dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tentang Pemberian Dana Hibah untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bantul tahun 2024 pada Jumat (10/11/2023). “Kami alokasikan seluruhnya untuk tahapan Pilkada dengan penganggaran mulai tahap persiapan, penyusunan, hingga pelaksanaan Pilkada 2024,” katanya, Minggu (12/11/2023).
Penyusunan anggaran tersebut pun telah sesuai dengan Keputusan KPU No.543 tentang Standar dan Petunjuk Teknis Penyusunan Anggaran Kebutuhan Pilkada. Nantinya, anggaran tersebut dialokasikan untuk honor badan ad hoc mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat kalurahan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Selain itu anggaran tersebut juga akan dialokasikan untuk penyusunan produk hukum, sosialisasi terkait penyelenggaraan Pilkada, kebutuhan penyimpanan logistik Pilkada, dan penyelenggaraan Pilkada 2024..
Dia menuturkan penandatanganan tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri bahwa NPHD ditandatangani paling lambat tanggal 10 November 2023.
Joko mengakui dana yang didapatkan lebih rendah daripada dana yang diajukan. Meski begitu, menurut dia telah dilakukan proses pembahasan sebelumnya, sehingga akhirnya disepakati bahwa anggaran yang dikeluarkan sesuai dengan dana yang diterima KPU Kabupaten Bantul saat ini.
“Proses sudah jauh [pembahasan anggaran hibah]. Sudah ada pembicaraan KPU [Bantul] bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah [TAPD], setelah cocok hitungan Rencana Anggaran Biaya [RAB] KPU Bantul, baru kemudian [ditetapkan nominal dana hibah],” katanya.
BACA JUGA: Anggaran Pilkada Gunungkidul Dijatah Rp15 Miliar, Penggunaan Menunggu Jadwal
Sebelumnya diketahui dana hibah yang diajukan oleh KPU Kabupaten Bantul untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 senilai Rp.41,9 miliar. “Awalnya KPU menyerahkan RAB untuk Pilkada 2024 kami serahkan ke Pemkab Bantul melalui TAPD, setelah itu dilakukan proses sinkronisasi dan pencermatan oleh TAPD. Kemudian dikembalikan ke KPU untuk diselaraskan lagi, setelah itu kita bicara ulang. Akhirnya di titik temu di angka Rp.38,6 miliar,” ujarnya.
Dia pun berharap dengan anggaran tersebut dapat menyukseskan penyelenggaraan Pilkada tahun depan. “Semua kami gunakan untuk tahapan Pilkada 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinpar Sleman menyiapkan pembayaran non tunai retribusi wisata mulai awal 2027. TPR Kaliurang menjadi lokasi penerapan tahap awal.
Kemenaker menargetkan 50.000 pekerja terdampak PHK mengikuti pelatihan vokasi. Simak syarat, dokumen, cara daftar, dan fasilitasnya.
National Geographic memilih 25 destinasi wisata dunia untuk 2027. Penang, Malaysia, menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara dalam daftar.
PSIM Jogja kehilangan Ze Valente untuk dua laga kandang melawan Borneo FC dan Dewa United setelah Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan.
Memori HP cepat penuh saat mengedit foto dan video? Kenali penyebabnya dan simak cara mengelola cache serta file sementara dengan aman.
Grand Hotel De Djokja meraih penghargaan Best Indonesian Heritage Hotel dari Exquisite Media atas komitmennya melestarikan warisan sejarah berusia 115 tahun.