38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Aktivitas wisata di Kawasan Pantai Timang di Kalurahan Purwodadi, Tepus. Foto diambil beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pantai Timang di Kalurahan Purwodadi, Tepus menjadi salah satu destinasi andalan milik Kabupaten Gunungkidul. Hal tersebut tak lepas dari banyaknya wisatawan asing berkunjung ke tempat ini.
Pantai Timang berada di sisi tenggara Gunungkidul ini berjarak sekitar 33 kilometer dari pusat Kota Wonosari. Akses ke destinasi ini harus menggunakan kendaraan pribadi karena memang hingga saat ini belum tersedua moda transportasi umum dari Wonosari ke lokasi objek wisata tersebut.
Untuk pengujung yang menggunakan mobil juga tidak disarankan sampai lokasi dikarenakan jalurnya esktrem dan belum di aspal sekitar tiga kilometer. Sebagai gantinya bisa menyewa jip milik warga lokal.
Keunikan di Pantai ini terdapat sebuah gondola yang dipergunakan untuk menyeberang ke pulau. Harga sewa Rp150.000 bagi wisatawan lokal dan wisatawan asing dipatok Rp200.000.
Salah seorang warga di Wasiman mengatakan, Pantai Timang menjadi salah satu destinasi menarik di sisi timur di Gunungkidul. Untuk askesnya memang masih sulit tapi pengunjung bisa menyewa jip milik warga.
“Kalau pakai mobil pribadi susah dan malah takut rusak. Sebab jalannya belum diaspal dan batunya tajam-tajam dan aksesnya juga naik turun,” kata Wasiman kepada Harianjogja.com, Minggu (19/11/2023).
Dikarenakan jalan yang ekstrem ini, maka jumlah kunjungan ke Timang tidak sebanyak dengan Pantai-pantai lain di Gunungkidul. Meski demikian, ia mengakui destinasi ini memiliki keunikan tersendiri karena pengunjung bisa menguji nyali dengan menaiki gondola untuk menyebarang ke pulau. “Gondola menjadi ciri khas di Pantai Timang, meski sekarang ada akses jembatan untuk menyeberang ke pulau,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Menurut dia, kunjungan ke Timang per harinya hanya sekitar 100 orang. Namun dari jumlah ini, 80% merupakan pengunjung dari luar negeri. “Paling banyak dari Malaysia dan Singapura. Selain itu, ada juga dari Korea Selatan. Memang kunjungan ke Timang didominasi oleh wisatawan asing,” kata Wasiman lagi.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Pemilik Gondola Timang, Siswanto. Menurut dia, kunjungan wisatawan asing lebih banyak ketimbang pengunjung dalam negeri. “Mungkin aksesnya yang jadi catatan sehingga pengunjung lokal lebih memilih berkunjung ke Pantai yang lain,” katanya.
Dia mengakui keberadan gondola menjadi ciri khas di Pantai TImang. Namun, saat sekarang juga ada jembatan untuk menyeberang ke pulau. “Pengunjung bisa memilih yang mana. Yang jelas, kami pastikan untuk pemakian gondola aman karena rutin dilakukan perawatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.