Hadapi Degradasi Biodiversitas, UGM Perkuat SDM Profesional
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan yang berangsur-angsur meningkat di Kabupaten Sleman membuat tim Dinas Perhubungan Sleman mulai siaga. Khususnya menangani masalah APILL hingga Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang sering kali terdampak saat musim penghujan.
Kepala Dishub Sleman, Arip Pramana menegaskan tim Dishub sifatnya bergerak responsif menanggapi sejumlah trouble yang terjadi selama musim penghujan. Misalnya LPJU yang tertimpa pohon atau konslet juga maupun kasus-kasus lainnya.
"Biasanya kejatuhan ranting, kejatuhan dahan, kemudian ada yang kabelnya copot atau lepas. Ada yang tiang nyetrum dan sebagainya itu memang respons harus segera ditindak lanjuti yang seperti itu," kata Arip dikutip pada Senin (27/11/2023).
Baca Juga:
Masa Uji Coba Usai, Lampu APILL di Simpang OB Dipermanenkan
Lalu Lintas Ruwet, Simpang Empat Cebongan Diwacanakan Pemasangan Lampu Bangjo
Hujan Angin Pohon Bertumbangan di Sleman, Satu Menimpa Rumah
Arip juga mengimbau untuk warga yang menemukan kondisi-kondisi darurat di atas bisa menghubungi Dishub. Penanganan mandiri tanpa keahlian dikhawatirkan dapat berbahaya bagi warga. Seperti dapat tersengat listrik saat melakukan penanganan.
Karenanya sejumlah kanal Pemkab Sleman kata Arip bisa menjadi wadah pelaporan masyarakat bila menemukan kerusakan LPJU atau APILL saat musim penghujan. "Semua kanal kita buka, seperti Lapor Sleman kan ada," tegasnya.
Tim bahkan disiagakan sampai malam. Tim ini lah yang nantinya juga kan menangani permasalahan LPJU dan APILL di lapangan.
"Makanya kami yang PJU itu ada yang pagi, ada yang sore sampai malam itu karena itu, supaya kalau ada kendala di lapangan itu bisa langsung mengeksekusi. Bahkan Minggu pun teman-teman PJU ada yang masuk," tegasnya.
"Kami harus responsif dan kepentingan publik kami utamakan," imbuhnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.