Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tangkapan laya video sesaat setelah kecelakaan minibus di Jalur Cinomati, Bantul, Sabtu (9/12/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Kecelakaan maut terjadi di jalur Cinomati yang berada di Kecamatan Pleret, Bantul, Sabtu (9/12/2023) pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini memakan satu korban jiwa meninggal dunia dan sebanyak 13 orang terluka.
Sebagian besar korban merupakan warga asal Surabaya, Jawa Timur yang sedang melakukan perjalanan wisata di wilayah DIY. Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Satya Dhiraanggoro Arrya Nugraha menuturkan mobil tersebut mengangkut 17 penumpang. Di mana satu diantaranya meninggal dunia. Selain itu ada 13 penumpang mengalami luka dan sudah dalam penanganan medis, dengan rincian tujuh di RS Nurhidayah dan dua di RS Permata. “Satu orang meninggal dunia, yang lain luka-luka,” ujarnya.
BACA JUGA : Rem Blong! Minibus Terperosok di Cinomati Bantul, Satu Orang Meninggal Dunia
Berdasarkan data yang dihimpun Harianjogja.com, kecelakaan tunggal di jalur Cinomati ini terjadi saat minibus bernopol bernomor polisi N 7602 TA yang dikemudikan oleh Nurcahyadi warga Kota Surabaya, Jawa Timur melaju dari arah Dlingo menuju Wonolelo, Pleret.
Dugaannya pengemudi tidak menguasai medan dengan jalanan menurun yang ekstrem. Adapun sopir tersebut diduga hanya mengikuti jalur lewat aplikasi Google Map. Saat perjalanan melalui jalur tersebut, sopir sudah kehilangan kendali dan mengalami rem blong sehingga terjun ke jurang tepat berada di sekitar Ruas 13 Bak Air.
“Dugaan sementara peristiwa itu terjadi akibat rem blong,” kata Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana kepada wartawan.
Akibat peristiwa itu satu korban meninggal dunia. Korban meninggal baru dapat dievakuasi setelah alat derek didatangkan dari Polda DIY. Personel gabungan dari sukarelawan dan aparat pun melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Jeffry menegaskan Jalur Cinomati tidak aman untuk kendaraan roda enam atau berpenumpang banyak karena kemiringan yang curam. “Dimohon msyarakat dapat memahami medan jalur Cinomati, tidak nekat, demi keselamatan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.