Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Markas Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Antara/Hery Sidik
Harianjogja.com, BANTUL—Musim liburan sekolah tiba, Kepolisian Resor Bantul, mengingatkan kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka terutama saat malam pergantian tahun.
"Saat ini para siswa sedang dalam masa libur sekolah usai penerimaan rapor. Kami imbau kepada orang tua dapat lebih banyak memperhatikan anaknya. Karena kita tidak ingin di masa libur ini, digunakan untuk hal-hal yang negatif," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana di Bantul, Rabu.
Apalagi, katanya, sekolah yang diliburkan hingga 2 Januari 2023 rawan digunakan para siswa dengan melakukan kegiatan hura-hura, kejahatan jalanan, maupun tawuran yang meresahkan. Selain itu, kegiatan-kegiatan di jalanan lainnya yang dapat mengakibatkan kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para pelajar.
"Kami tak bosan-bosannya mengingatkan, agar orang tua selama anak-anak libur dapat mengawasi aktivitas anak-anaknya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan," katanya.
Termasuk dalam penggunaan telepon pintar, katanya, orang tua hendaknya bisa membatasi, bahkan melakukan intervensi terutama bagi remaja, sehingga orang tua mengetahui apa isi dalam telepon seluler anak tersebut.
BACA JUGA: Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Kasus Mutilasi Mahasiswa UMY, Teman Korban Ketemu Pelaku
Dia mengatakan upaya pencegahan kenakalan remaja, utamanya kejahatan jalanan, tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian, namun perlu ada kerja sama dari orang tua.
Oleh karena itu, kata dia, orang tua selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya, termasuk tidak melakukan hal-hal yang tidak berguna seperti keluyuran pada malam hari.
"Awasi pergaulan anak-anak kita, cek keberadaannya bila hingga pukul 22.00 WIB belum pulang ke rumah, jangan sampai anak-anak kita menjadi korban atau pelaku kejahatan jalanan," katanya. Untuk itu, dia mengharapkan, orang tua memantau anaknya.
"Bila perlu jangan beri izin anak keluar rumah hingga dini hari saat malam pergantian tahun tersebut. Ajak mereka melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.