Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memprediksi ada sebanyak 180.000 wisatawan yang akan mengunjungi Bumi Handayani pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan akan ada setidaknya 180.000 wisatawan yang akan datang ke Gunungkidul. Kunjungan tersebut akan banyak terjadi di Kawasan Wisata Pantai. Sebab itu, menurut dia perlu adanya persiapan ekstra untuk mengantisipasi kemacetan dan pengelolaan wisata yang baik.
"Ada beberapa spot jalan sempit sehingga perlu rekayasa jalur. Harapannya tidak crowded yang akan berpengaruh terhadap kenyamanan wisatawan," kata Sunaryanta ditemui di Komplek Pemkab Gunungkidul, Senin (18/12/2023).
Sunaryanta mengimbau agar pelaku wisata mempersiapkan diri menyambut wisatawan dengan menjadi pelayan yang baik sehingga tidak terjadi informasi atau pemberitaan yang negatif yang akan berdampak terhadap Pariwisata Gunungkidul.
"Hal kecil apapun tolong diperhatikan, jangan sampai viral, berita negatif sampai kemana mana. Jadilah pelayan wisatawan yang baik," katanya.
Baca Juga:
Efek Libur Nataru, Belasan Hotel di Pesisir Selatan Gunungkidul Mulai Penuh
Jalur Alternatif ke Gunungkidul Dibuka saat Nataru, Tanpa Lewat Tanjakan Piyungan-Patuk
Jangan Sampai Makan Korban, Dua Jalan di Gunungkidul Dihapus dari Google Maps selama Liburan
Sunaryanta juga meminta Polres Gunungkidul melakukan mapping baik jalur, arus lalu lintas masuk, dan keluar wisatawan serta pengamanan jalur-jalur baru akses wisatawan ke Gunungkidul. Dia juga menyarankan untuk melibatkan Karang Taruna dan pengelola wisata dalam menyambut musim libur.
Dia menambahkan Gunungkidul menjadi salah satu tujuan terbesar perjalanan yang setiap tahunya mengalami lonjakan mobilitas penduduknya. Sebab itu perlu kesiapan publik untuk memberikan rasa nyaman.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan koordinasi antarinstansi dan elemen masyarakat perlu dijalin dengan baik. Pasalnya, Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bertepatan dengan tahun politik pemilihan presiden dan legislatif.
Bagus menyampaikan Polres Gunungkidul akan melihatkan 238 personel dalam pengamanan nataru. Polres juga menyiapkan lima pos pengamanan di lima lokasi di antaranya objek vital dan destinasi wisata.
"Lonjakan terbanyak perjalanan masuk Gunungkidul kita prediksi mulai 29 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024," kata Bagus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.