Waspada! Modus Penipuan Pajak Catut Nama BPKAD Jogja, Ini Ciri-cirinya
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Pemkab Bantul akan memperluas pelayanan jaringan internet hingga tingkat kalurahan. Langkah tersebut bertujuan untuk mendukung pelayanan publik di era digital.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bantul Bobot Ariffi' Aidin menyampaikan saat ini Pemkab Bantul telah memasang jaringan Fiber Optic (FO) di 17 kapanewon di Kabupaten Bantul. Pembangunan jaringan FO tersebut dilakukan untuk mendorong digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Bantul.
“Sekarang ini semua pelayanan publik lebih banyak dilakukan secara digital. Pelayanan pemerintahan sekarang pun telah dilakukan secara digital,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (20/12/2023).
BACA JUGA: 400 Ribu Wisatawan Diprediksi Mengunjungi Bantul Selama Libur Nataru
Penggunaan jaringan FO untuk layanan pemerintahan di tingkat kapanewon, katanya, tidak mengalami kendala. Beberapa layanan pemerintahan seperti sistem persuratan antar instansi di Bantul saat ini telah dilakukan secara digital. Menutnya keberadaan jaringan FO memudahkan akses pelayanan antar instansi.
Bobot menilai Sumber Daya Manusia [SDM] tingkat kapanewon pun dinilai telah mampu menggunakan sistem persuratan secara elektronik dengan baik. Meski begitu, dia berharap pemanfaatan jaringan FO dapat merambah ke tingkat kalurahan.
“Kalau yang persuratan elektronik bertahap. Harapannya bisa sampai kesana [kalurahan],” katanya.
BACA JUGA: Halim dan Joko Ingin Tetap Bersama di Pilkada 2024
Menurut Bobot, Diskominfo Bantul juga telah menyediakan akses wifi publik di sejumlah fasilitas umum dan sekolah. Penyediaan wifi publik tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi.
Menurutnya di era perkembangan digital akses internet sangat dibutuhkan masyarakat, meskipun saat ini wifi publik belum menyasar ke seluruh sekolah di Kabupaten Bantul, namun Pemkab Bantul akan memperluas jangkauan ke beberapa sekolah yang membutuhkan secara bertahap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.