Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Suasana Apel Pasukan Operasi Lilin Polres Gunungkidul./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul berupaya mengantisipasi gangguan keamanan di Bumi Handayani selama perayaan Natal tahun ini. Salah satunya adalah dengan sterilisasi di gereja-geraja.
Kapolres Gunungkidul, Edy Bagus Sumantri mengatakan dalam upaya sterilisasi tersebut menggandeng Satbrimob Polda DIY menggunakan alat pendeteksi logam dan lainnya. Setidaknya ada lima gereja besar yang menjadi sasaran sterilisasi.
BACA JUGA: Libur Nataru, Polres Bantul Siapkan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu
“Gereja yang rawan [ancaman] tidak ada tapi kami tetap mengantisipasi terhadap gangguan kamtibmas [keamanan, ketertiban masyarakat],” katanya.
Kelima gereja itu masing-masing adalah GKJ Wiladeg, dan Gereja Katolik Santo Petrus Paulus Kelor, Kapanewon Karangmojo; Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius dan GKJ Wonosari, Kapanewon Wonosari; serta Gereja Santo Yusuf Bandung, Kapanewon Playen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.