Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Natal, Polisi Sterilisasi Sejumlah Gereja di Bantul

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Minggu, 24 Desember 2023 13:27 WIB
Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Natal, Polisi Sterilisasi Sejumlah Gereja di Bantul

Polisi saat melakukan sterilisasi di salah satu gereja di Bantul, Minggu (24/12/2023)./ Istimewa - Polres Bantul

Harianjogja.com, BANTUL–Tim Gegana Brimob Polda DIY melakukan sterilisasi Gereja HKTY Ganjuran pada Minggu (24/12/2023). Upaya sterilisasi tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan area sekitar gereja selama misa Natal 2023. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif selama perayaan Natal 2023,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana.

Dia menyampaikan sterilisasi dilakukan dengan menyisir seluruh area gereja dengan menggunakan metal detector serta mirror detector sebagai langkah antisipasi.

“Sejauh ini situasi kondusif masih terjaga dan tidak ditemukannya hal-hal yang mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan,” imbuhnya. 

Dia pun berharap agar kondusifitas selama perayaan Natal 2023 di DIY selalu terjaga, dan masyarakat yang merayakan Natal dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Selain Gereja HKTY Ganjuran, upaya sterilisasi gereja juga dilakukan di Gereja Santo Paulus Pringgolayan, Banguntapan, Gereja Santo Yakobus Klodran, Bantul, Gereja Salib Suci Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, dan Gereja Santa Theresia Gubug, Argosari, Sedayu. 

BACA JUGA: Natal Tahun Ini, Gereja HKTY Ganjuran Gelar 4 Kali Misa

Romo Y.  Sudarmadi, Pr menyampaikan Gereja HKTY Ganjuran akan menyelenggarakan misa dua kali misa malam Natal, dan dua kali misa Natal. Dalam perayaan misa malam Natal pertama, akan menggunakan bahasa Jawa dan diiringi dengan gamelan. 

“Perayaan Natal pertama menggunakan bahasa Jawa dan diiringi gamelan, karena Ganjuran dan sekitarnya kental akan warisan budaya untuk nguri-uri budaya Jawa. Dengan harapan budaya Jawa hidup ditengah masyarakat, sehingga tidak kehilangan nuansa Jawa. Ini juga roh untuk melanggengkan warisan nenek moyang kita supaya tidak hilang,” ujarnya. 

Sementara perayaan misa malam Natal dan misa Natal lainnya menggunakan bahasa  Indonesia untuk mengakomodir umat katolik dari daerah lain yang akan mengikuti ibadah di Gereja HKTY Ganjuran. 

Saat ini Gereja HKTY Ganjuran telah dipasang tenda dan kursi dengan kapasitas sekitar 3 ribu orang untuk misa malam Natal 2023. Sementara dari Polres Bantul akan terus melakukan penjagaan di sekitar Gereja HKTY Ganjuran saat umat katolik menyelenggarakan misa Natal 2023. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online