PKB Bantul Targetkan 9-10 Kursi di Pemilu 2029, Bidik Pemilih Muda
PKB Bantul menargetkan 9-10 kursi pada Pemilu 2029 dan membidik pemilih muda melalui penguatan kaderisasi lintas kelompok.
Menlu RI Retno Marsudi didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan kepada wartawan seusai penyerahan sertifikat warisan budaya dunia Sumbu Filosofi oleh Unesco, Kamis (28/12/2023) (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyerahkan sertifikat warisan budaya dunia Unesco kepada Pemda DIY, Kamis (28/12/2023).
Penyerahan sertifikat ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia oleh Unesco pada September lalu.
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, penetapan Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia harus tetap dijaga dan dilestarikan di masa depan. Dia menyebut, Kemenlu siap membantu Pemda DIY dalam menindaklanjuti dan melakukan diplomasi kepada Unesco untuk menjalankan rekomendasi.
"Karena salah satu diplomasi yang kita jalankan adalah diplomasi budaya, soft power dan kita terus bersama Pemda yang ingin memperjuangkan warisan budaya untuk diakui dunia," katanya.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut, setelah penetapan warisan dunia Sumbu Filosofi Jogja dalam sidang World Heritage Center (WHC) ke 45, di Riyadh Saudi Arabia pada 18 September 2023 silam, Pemda DIY telah menindaklanjutinya dengan beberapa langkah strategis. Di antaranya, melaksanakan koordinasi, komunikasi, dan menjalin kerja sama dengan banyak pihak.
BACA JUGA: Selama Arus Mudik Natal 55 Ribu Kendaraan Lewati Jalan Tol Jogja-Solo
"Dari sisi regulasi, telah terbit pula Keputusan Gubernur DIY No. 360/KEP/2023, tentang Sekretariat Bersama Pengelolaan Warisan Dunia Sumbu Filosofi Yogyakarta. Keputusan Gubernur ini, digunakan sebagai fondasi untuk memastikan fungsi komunikasi dan banyak hal lainnya," kata Sultan.
Menurut Sultan, semua fungsi itu menjadi urgensi, karena atribut warisan dunia Sumbu Filosofi Jogja sangat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu adanya tekanan pembangunan, tekanan lingkungan, kesiapsiagaan bencana, isu pariwisata berkelanjutan, dan eksistensi sosial-budaya masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Kebudayaan (Khunda Kabudayan) DIY Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan, sertifikat yang diserahkan itu menjadi penanda bahwa Pemda DIY dituntut untuk menjalankan rekomendasi yang dibuat oleh Unesco. Menurutnya perjuangan dan kerja bersama untuk melaksanakan rekomendasi dimulai sejak sekarang sesuai dengan operasional guide line.
"Yang penting apapun yang kita lakukan terhadap Sumbu Filosofi ayahnya harus pada menguatkan nilai otentik universal value, kita kan dapat 2 kriteria yakni integritas dan otentitasnya. Kemudian juga harus mampu menyejahterakan warga. Ini yang sedang kita terjemahkan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKB Bantul menargetkan 9-10 kursi pada Pemilu 2029 dan membidik pemilih muda melalui penguatan kaderisasi lintas kelompok.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026