Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana penaganan longsor di Samigaluh dimana tanah longsoran sudah diangkuti dan direncanakan dibangun tanggul yang lebih kokok, Jumat (5/1/2023).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo menyebut perlu dibangun tanggul untuk mencegah terjadinya tanah longsor berulang di Kapanewon Samigaluh.
Saat ini penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di Pedukuhan Clumprit, Kalurahan Gerbosari, Samigaluh terus ditangani. Penanganan jangka pendek sudah dilakukan dengan mengevakuasi tanah longsoran, Jumat (5/1/2023).
Sedangkan asesmen sudah dilakukan BPBD Kulonprogo untuk menentukan langkah jangka menengah penanganan tanah longsor tersebut. Asemen menunjukkan tanah longsor disebabkan tanggul yang tak kuat menampung air hujan yang masuk hingga di dalam tanah sehingga menyebabkan jebol.
Masuknya air ke dalam tanah tersebut tak mengalir secara lancar sehingga tertampung dalam pondasi tanggul. Aliran air di tanggul yang tak lancar mengalir diduga disebabkan kemarau panjang yang menyebabkan retakan tanah yang membentuk jalur air baru, sehingga saluran air lama tak maksimal.
"Kondisinya seperti itu, sehingga langkah ke depan alternatifnya akan dibangun tanggul yang lebih baik dengan sistem pengairan yang mumpuni agar kejadian tanggul serupa jebol dan menyebabkan longsor tak terulang," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kulonprogo Winarta, Jumat siang.
Hasil asemen beserta alternatif mitigasi jangka menengah tersebut, jelas Winarta, akan disampaikan ke Pemkab Kulonprogo untuk diputuskan Pejabat Bupati. "Nanti yang berhak memutuskan langkah-langkah jangka menengah panjangnya adalah Pejabat Bupati Kulonprogo, termasuk rehabilitasi apa saja yang akan dilakukan," jelasnya.
BACA JUGA: Kecelakaan Kereta Bandung, Ini Daftar Perjalaan KA yang Dialihkan
Kepala BPBD Kulonprogo Taufik Prihadi menjelaskan sebelumnya sudah berkoordinasi dengan masyarakat yang rawan kebencanaan. "Sebelum kejadian ini kami sudah koordinasi agar memperhatikan lingkungan sekitar, termasuk tanggul dan saluran irigasi. Artinya mitigasi sudah kami lakukan sejak sebelum kejadian ini, tepatnya November 2023 kemarin," ungkapnya.
Taufik menyebut bencana akibat cuaca ekstrem yang intensinya cukup besar baru terjadi di Gerbosari, Samigaluh ini. "Kemarin juga ada beberapa titik kejadian, tapi intensitasnya masih belum sebesar ini dan sudah tertangani dengan baik. Koordinasi sudah kami tingkatkan terutama dengan berbagai OPD dan sektor lain menghadapi kebencanaan 2024 ini," katanya.
Logistik untuk menghadapi kebencanaan juga sudah disiapkan dan mencukupi kebutuhan yang ada. "Koordinasi itu kami sampaikan agar turut membantu mitigasi dengan memperhatikan lingkungan sekitar agar saluran irigasi dipastikan lancar, tanggul yang ada kuat, bahkan pohon-pohon yang terlalu besar agar dapat dipangkas," katanya.
BPBD Kulonprogo terus bersiaga, lanjut Taufik, di musim awal penghujan disertai cuaca ekstrem ini. "Kami ada call center yang siap siaga, kejadian di Samigaluh ini penanganannya juga sudah cukup cepat penggunaannya, kemarin malam langsung kami serahkan bantuan dan terus melakukan evakuasi hingga sekarang, kami harap masyarakat juga dapat bergotong royong bersama memitigasi bencana ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.