Siap-siap, Kamera ETLE Dipasang di Simpang Tiga Cepit Bantul
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Cawapres Mahfud MD saat menyampaikan visi misi dan program kerja dalam Debat Calon Wakil Presiden Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Gelora, Tanah Abang, Jumat (22/12/2023)./Tangkapan Layar KPU RI
Harianjogja.com, JOGJA—Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Mahfud MD mengaku tak mempersoalkan format debat yang diberlakukan KPU pada Pemilu 2024 ini.
Menurutnya pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin agar format debat dievaluasi sepenuhnya menjadi kewenangan dari KPU sebagai penyelenggara Pemilu. "Apa yang perlu diubah? Ya terserah KPU aja," kata Mahfud ditemui seusai Dhaup Ageng Kadipaten Pakualaman, Rabu (10/1/2024).
BACA JUGA : Berbeda dengan Jokowi, Mahfud MD Bantah Ada Serangan Personal di Debat Capres
Menurut Mahfud, format debat yang diselenggarakan oleh KPU sekarang sudah lumayan bagus. Sebab format ini pun sudah dipakai di beberapa penyelenggaraan Pemilu sebelumnya. "Menurut saya sudah bagus dan tradisinya sudah tiga kali Pemilu seperti itu," ujarnya.
Mahfud juga menambahkan bahwa, dalam debat menang dan kalah merupakan hal yang biasa. Lagi pula penampilan para kontestan sepenuhnya dinilai oleh masyarakat yang menyaksikan.
"Ya gapapa, kan biasa dalam debat ada yang menang. Secara opini ya, bukan Pemilu dan kalah secara opini tergantung penampilan, ndak papa," kata dia.
Mahfud tidak mau beranggapan bahwa pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin agar format debat Pemilu dievaluasi merupakan bentuk intervensi atau pasang badan dari orang nomor satu di Indonesia itu.
"Ga, biar masyarakat aja yang menilai, saya kan ga perlu menilai pasang badan dan sebagainya," kata dia.
BACA JUGA : Mahfud MD Bangga Ikut Menyaksikan Dhaup Ageng Kadipaten Pakualaman
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan penyelenggaraan debat calon presiden (capres) ketiga yang dinilai seakan kehilangan substansi.
“Pertama saya memang melihat, substansi dari visi [kontestan] malah tidak kelihatan. Yang kelihatan justru saling menyerang, yang sebetulnya enggak apa apa, asal [itu soal] kebijakan, asal policy, asal visi ya enggak apa-apa,” ujarnya di rumah makan Kampung Kecil Serang, Banten, Senin (8/1/2024) dikutip dari Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna