Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Salah satu karyawan UPT Logam Kota Jogja tengah mengoperasionalkan mesin produksi, beberapa waktu lalu./ist Humas Pomkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—UPT Logam Kota Jogja terus berupaya mendukung industri kecil menengah (IKM) logam aluminium untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satunya dilakukan dengan merancang desain yang mampu dikerjakan IKM logam.
Kepala UPT Logam Kota Jogja, Nafiul Minan, mengatakan sejak akhir 2023 hingga awal 2024 ini UPT Logam Kota Jogja banyak menerima permintaan untuk membuat part atau komponen untuk mensubstitusi komponen yang sebelumnya diimpor dari luar negeri.
“Cara mudahnya mereka [IKM] datang ke UPT logam, karena kami punya kemampuan perancangan. Misalnya gambar kami bisa break down prosesnya ini. Perancangan sebenarnya jadi kekuatan UPT logam Kota Yogyakarta dibandingkan UPT logam lain,” ujarnya, Sabtu (13/1/2024).
Ia menegaskan perancang atau desainer di UPT Logam Kota Jogja berperan untuk memastikan desain inovasi rancangan yang dibuat tidak terlalu jauh dari kemampuan dasar IKM logam. Jangan sampai desain yang dibuat tidak bisa dikerjakan oleh IKM. “Jadi memastikan desain harus bisa dimanufaktur di IKM. Tantangannya sekarang di situ,” katanya.
Upaya penggalian kreasi pada SDM desain di UPT Logam Kota Jogja sudah dimulai sejak lama. Kemampuan desain yang dulunya hanya sebatas manufaktur atau industri bisa berkembang ke desain seni atau artisan.
BACA JUGA: Ditangkap di Jember, Pelaku Ancam Tembak Anies Baswedan Berumur 23 Tahun
Salah satu desainer UPT Logam Kota Jogja, Hari Kurniawan, pernah meraih juara 2 Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA) 2023 yang diadakan Kementerian Perindustrian RI. Dalam kompetisi itu Hari yang berkolaborasi dengan IKM membuat desain nampan aluminium yang dihiasi dengan motif tembaga buatan tangan atau handmade.
“Produk yang saya ajukan adalah produk tray atau nampan aluminium. Sampel desain dibuat di sentra aluminium di Umbulharjo terus dikolaborasikan dengan IKM kerajinan perak di Kotagede untuk menambah sentuhan handmade agar produk menjadi tidak mudah diplagiat,” kata Hari.
Menurutnya, dengan desain tersebut bisa menambah nilai dari produk aluminium sehingga harga jualnya lebih meningkat karena ada unsur seni handmade. “Setelah ini saya akan tetap membuat desain produk-produk yang lain. Tetapi tetap konsepnya kolaborasi dengan IKM agar bisa menambah value produk,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.