Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Salah satu karyawan UPT Logam Kota Jogja tengah mengoperasionalkan mesin produksi, beberapa waktu lalu./ist Humas Pomkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—UPT Logam Kota Jogja terus berupaya mendukung industri kecil menengah (IKM) logam aluminium untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satunya dilakukan dengan merancang desain yang mampu dikerjakan IKM logam.
Kepala UPT Logam Kota Jogja, Nafiul Minan, mengatakan sejak akhir 2023 hingga awal 2024 ini UPT Logam Kota Jogja banyak menerima permintaan untuk membuat part atau komponen untuk mensubstitusi komponen yang sebelumnya diimpor dari luar negeri.
“Cara mudahnya mereka [IKM] datang ke UPT logam, karena kami punya kemampuan perancangan. Misalnya gambar kami bisa break down prosesnya ini. Perancangan sebenarnya jadi kekuatan UPT logam Kota Yogyakarta dibandingkan UPT logam lain,” ujarnya, Sabtu (13/1/2024).
Ia menegaskan perancang atau desainer di UPT Logam Kota Jogja berperan untuk memastikan desain inovasi rancangan yang dibuat tidak terlalu jauh dari kemampuan dasar IKM logam. Jangan sampai desain yang dibuat tidak bisa dikerjakan oleh IKM. “Jadi memastikan desain harus bisa dimanufaktur di IKM. Tantangannya sekarang di situ,” katanya.
Upaya penggalian kreasi pada SDM desain di UPT Logam Kota Jogja sudah dimulai sejak lama. Kemampuan desain yang dulunya hanya sebatas manufaktur atau industri bisa berkembang ke desain seni atau artisan.
BACA JUGA: Ditangkap di Jember, Pelaku Ancam Tembak Anies Baswedan Berumur 23 Tahun
Salah satu desainer UPT Logam Kota Jogja, Hari Kurniawan, pernah meraih juara 2 Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA) 2023 yang diadakan Kementerian Perindustrian RI. Dalam kompetisi itu Hari yang berkolaborasi dengan IKM membuat desain nampan aluminium yang dihiasi dengan motif tembaga buatan tangan atau handmade.
“Produk yang saya ajukan adalah produk tray atau nampan aluminium. Sampel desain dibuat di sentra aluminium di Umbulharjo terus dikolaborasikan dengan IKM kerajinan perak di Kotagede untuk menambah sentuhan handmade agar produk menjadi tidak mudah diplagiat,” kata Hari.
Menurutnya, dengan desain tersebut bisa menambah nilai dari produk aluminium sehingga harga jualnya lebih meningkat karena ada unsur seni handmade. “Setelah ini saya akan tetap membuat desain produk-produk yang lain. Tetapi tetap konsepnya kolaborasi dengan IKM agar bisa menambah value produk,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
UAD melantik dekan baru untuk periode kepemimpinan berikutnya guna memperkuat transformasi kampus dan menghadapi akreditasi institusi 2027.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM
BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas tahan kering untuk mengurangi risiko gagal panen akibat El Nino.
Warga Desa Kahuman, Klaten, menggelar Sendratari Manusuk Sima untuk mengangkat sejarah Upit, permukiman kuno yang telah berusia 1.160 tahun.
BMKG memprakirakan gelombang laut di perairan selatan Bali mencapai 6 meter pada 5-8 Agustus 2026 akibat aktifnya monsun Australia.