Awal Pekan, Gunung Merapi di Sleman Keluarkan Guguran Lava

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Senin, 15 Januari 2024 20:37 WIB
Awal Pekan, Gunung Merapi di Sleman Keluarkan Guguran Lava

Gunung Merapi Jogja meluncurkan lava pijar. - Ilustrasi/Antara

Harianjogja.com, SLEMAN—Guguran lava kembali terjadi di Gunung Merapi awal pekan ini. Guguran lava terpantau mengarah ke sektor selatan-barat daya dan tenggara.

Aktivitas ini terpantau oleh Tim Penyusun Laporan Aktivitas Gunung Merapi BPPTKG, Ahmad Sopari. Dalam periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB pada Senin (15/1/2024) Ahmad melaporkan sejumlah guguran lava terjadi di Gunung Merapi.

Guguran lava dilaporkan Ahmad ada yang mengarah ke arah Kali Bebeng dan ada pula yang meluncur ke arah Kali Boyong. "Teramati tiga kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter," ungkapnya.

Sedangkan dua kali guguran lava juga terpantau terjadi ke arah Kali Boyong. Jarak luncur maksimumnya sama yakni di angka 1.200 meter.

BACA JUGA: Perguruan Tinggi Asing Boleh Masuk Indonesia, LLDIKTI Yogyakarta: Semua Bebas Memilih

"Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya," katanya.

Potensi bahaya pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal lima kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal tujuh kilometer.

"Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol lima kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak," katanya.

Dari data pemantauan menunjukkan adanya pasokan magma yang masih berlangsung. Hal ini dapat memicu terjadinya awan panas guguran Gunung Merapi di dalam daerah potensi bahaya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online