11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem, Diduga Titipan Mahasiswi
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Bonus demografi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Kabupaten Gunungkidul, Sunaryanta menyampaikan bonus demografi di Indonesia dari 2020 - 2035 perlu disikapi dengan upaya akselerasi. Upaya yang dia maksud adalah pelajar perlu diajak untuk sadar mengenai perkembangan dunia.
“Penting [bonus demografi] diakselerasi untuk mencegah kenakalan remaja, seks bebas dan pernikahan dini,” kata Sunaryanta dalam keterangan tertulis.
Sunaryanta menambahkan pelajar perlu diajarkan bersikap untuk sadar mengenai perkembangan dunia, utamanya Kabupaten Gunungkidul. Pelajar juga diharapkan memilik lingkaran pertemanan yang tepat dan positif.
Baca Juga
Bonus Demografi Indonesia Bisa Jadi Bencana Jika Tidak Diimbangi Peningkatan Kualitas
Bonus Demografi Perkuat Industri Gim di Indonesia
Cara NU DIY Siapkan Kader Muda Menghadapi Bonus Demografi
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Wonosari, Moh Rokhis mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menjadikan SMKN 1 Wonosari sebagai sekolah vokasi yang dapat membawa para pelajar meraih masa depan, utamanya karena potensi luar biasa yang dimiliki pelajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.