Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Kondisi Embung Lemahbang yang dibangun Pemerintah Kalurahan Gayamharjo di Padukuhan Lemahbang. Foto diambil 25 Januari 2024. Harian Jogja/David Kurniawa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kalurahan Gayamharjo, Prambanan antusias dengan pembangun jalan baru penghubung Sleman-Gunungkidul. Untuk mengembangkan sektor pariwisataz sebuah embung senilai Rp1,5 miliar akan dibangun Padukuhan Lemahbang.
Lurah Gayamharjo, Parwoko mengatakan, pembangunan jalur alternatif Sleman-Gunungkidul belum sepenuhnya selesai. Meski demikian, program tersebut dinilai sangat strategis untuk pengembangan Gayamharjo.
BACA JUGA: Jalan Alternatif Gunungkidul-Sleman Akhirnya Tersambung, Ini Penampakannya
Menurut dia, kalurahan yang dipimpinnya memiliki banyak potensi, termasuk destinasi wisata alam. Untuk menyambut jalan baru ini, pemerintah kalurahan terus bersolek, salah satunya dengan membangun embung di dekat jalan baru.
“Yang dibangun Embung Lemahbang yang akan dilalui jalan baru Sleman-Gunungkidul,” kata Parwoko, Minggu (28/1/2024).
Menurut dia, pembangunan embung merupakan bagian revitalisasi bendungan yang telah mati sejak lama. Adapun prosesnya dimulai sejak 2022 dengan mendapatkan bantuan dari dana keistimewaan senilai Rp500 juta.
Adapun di 2023, Kalurahan Gayamharjo kembali mendapatkan gelontoran dari danais sebesar Rp1 miliar guna melanjutkan pembangunan Embung Lemahbang. “Sambil menunggu jalannya jadi, kami terus selesaikan pembangunan embung yang telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah DIY senilai Rp1,5 miliar,” katanya.
Parwoko berharap Embung Lemahbang bisa menjadi ikon baru wisata di Kalurahan Gayamharjo. Untuk menarik pengunjung juga dibuat jembatan ke tengah embung yang dimanfaatkan untuk berfoto-foto.
“Tentunya fungsi utama embung tetap dijalankan sebagai sarana irigasi pertanian di wilayah sekitar,” katanya.
Salah seorang warga di Padukuhan Lemahbang, Gayamharjo, Darsono mengatakan, pembanguna embung sudah selesai. Namun demikian, ia menilai masih butuh penyempurnaan dikarenkaan jalan di sekitarnya masih belum bagus.
“Harus disempurnakan sehingga akses pengunjung lebih mudah,” katanya.
Selain pembangunan embung, ia mengaku senang adanya proyek pembangunan jalan alternatif Sleman-Gunungkidul.
“Untuk ruas di Gunungkidul sudah selesai dibangun sehingga harapannya ruas di Sleman juga bisa segera dikerjakan,” katanya.
Menurut dia, meski jalur baru belum dibangun, namun geliat aktivitas sudah mulai terlihat. Hal ini tak lepas selesainya jalur alternatif di ruas Gunungkidul sehingga banyak pengendara yang melintas untuk menghindari kepadataan arus lalu lintas di jalur Jogja-Wonosari.
“Sudah mulai ramai. Nanti kalau yang Sleman sudah benar-benar tersambung maka akan lebih ramai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pedal rem mobil tiba-tiba keras bisa menandakan masalah pada booster, minyak rem, kampas hingga komponen pengereman lainnya.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.