DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Yakin Ganjar & Mahfud MD Menangkan Pemilu 2024

Media Digital
Media Digital Senin, 29 Januari 2024 23:47 WIB
DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Yakin Ganjar & Mahfud MD Menangkan Pemilu 2024

Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, saat kampanye di Alun-Alun Wates, Kulonprogo, Minggu (28/1/2024). - ist

JOGJA—Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta menyatakan optimisme hadir dari antusiasme warga Yogyakarta untuk aktif dalam proses politik di masa kampanye terbuka saat ini.

"Pilihan kampanye berbudaya, hadirnya Slank dan figur Mas Ganjar Pranowo jadi magnet tersendiri. Puluhan ribu peserta Hajatan Rakyat di Alun Alun Wates Kulonprogo membawa energi baik guna menangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menang di Pilpres dan PDI Perjuangan menjadi pilihan rakyat di TPS pada 14 Pebruari 2024," kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Minggu (28/1/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Relawan Progresif bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, dimulai pukul 13.00 WIB dengan diisi sejumlah hiburan musisi, seniman dan puncak nya group Slank menutup kegiatan.

Juru kampanye nasional Yenny Wahid mengapresiasi besar nya animo warga Daerah Istimewa Yogyakarta  kepada pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD yang disebut punya rekam jejak berkaitan dengan keistimewaan DIY.

"Mas Ganjar Pranowo yang mengawal UU Keistimewaan DIY sampai ditetapkan dan Prof Mahfud MD dengan Parampara Praja, komitmen jelas untuk keistimewaan Yogyakarta," kata Yenny Wahid.

BACA JUGA: Peluang Angkutan Khusus Wisata di Kulonprogo Terbuka Lebar

Tampak juga seniman lukis seperti Ampun Sutrisno, Bambang Heras , Putu (Liong) Sutawijaya dan Budi Ubrux beserta seniman lukis yang lain melukis on the spot.

Ganjar Pranowo yang datang bersama dengan Slank menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran puluhan ribu peserta Hajatan Rakyat. Di dalam dialog bersama warga ada barapan  untuk wujudkan pendidikan gratis.

Di sela berdialog, Ganjar Pranowo menyempatkan untuk menyapa para difabel yang ikut menonton dan memberikan rompi kepada peserta Hajatan Rakyat dari difabel.

"Jadi lebih suka program pendidikan gratis ya, dibandingkan dengan makan siang gratis. Melalui pendidikan gratis bisa bawa peningkatan kesejahteraan keluarga, kita komitmen wujudkan harapan dengan satu keluarga miskin satu sarjana," kata Ganjar Pranowo. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online