Akibat Hujan Deras, Sungai Gajahwong Meluap, 21 Rumah di Banguntapan Kebanjiran

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Rabu, 31 Januari 2024 21:12 WIB
Akibat Hujan Deras, Sungai Gajahwong Meluap, 21 Rumah di Banguntapan Kebanjiran

Warga Pedak Baru, Kalurahan Banguntapan, Bantul, membersihkan rumahnya setelah kebanjiran pada Rabu (31/1/2024)./Dok. BPBD Bantul

Harianjogja.com, BANTULHujan deras menyebabkan beberapa rumah di Pedak Baru, Kalurahan Banguntapan, Bantul, kebanjiran pada Rabu (31/1/2024). 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul, Bantul Antoni Hutagaol mengatakan hujan deras yang mengguyur sekitar DIY mengakibatkan aliran Sungai Gajahwong meluap. Akibatnya, luapan aliran sungai tersebut masuk ke dalam rumah warga yang di pinggir Sungai Gajahwong. 

“Ada 21 rumah [di Pedak Baru] yang terendam banjir,” katanya, Rabu. 

BACA JUGA: Hujan Angin Sebabkan Banjir, Pohon Tumbang, Hingga Longsor di Sleman, Ini Sebarannya

Saat ini, menurut Antoni, air telah surut dan warga telah membersihkan rumah masing-masing. Selain di Pedak Baru, banjir juga terjadi di dua lokasi di Kalurahan Srimartani dan satu lokasi di Kalurahan Srimulyo, Piyungan.

“Data sementara, ada enam keluarga terdiri dari 15 jiwa yang mengungsi,” katanya. 

BACA JUGA: Dampak Bencana Hidrometeorologi: Longsor Menimpa 8 Lokasi di Gunungkidul, 1 Orang Terluka

BPBD Bantul tidak mendirikan tenda pengungsian, sehingga warga terdampak banjir pun mengungsi ke tetangga sekitar. Hujan deras tak hanya mengakibatkan banjir, tetapi juga menumbangkan empat pohon di Kalurahan Pendowoharjo, Trirenggo, Palbapang, dan Bangunjiwo. 

Dia pun mengimbau warga mewaspadai luapan aliran sungai akibat hujan deras yang belakangan terjadi. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online