Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Suasana camping ground di area Tebing Breksi pada malam Tahun Baru 2023./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menguatkan kerja sama pentahelix untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah itu pada 2024.
"Kami akan menguatkan lagi kerja sama dengan berbagai pihak, seperti akademisi, pelaku usaha, praktisi dan media untuk bersinergi mempromosikan pariwisata di Sleman," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid di Sleman, Rabu.
Menurut dia, penguatan kerja sama tersebut dilakukan karena pembangunan pariwisata bukan hanya menjadi tugas pemerintah, dalam hal ini dinas pariwisata semata, namun seluruh pihak terkait.
"Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan tersebut dilakukan melalui kegiatan promosi pariwisata, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan memanfaatkan media online," katanya.
Ia mengatakan, promosi pariwisata juga tidak bisa hanya dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi semata.
"Keikutsertaan dalam pameran pariwisata skala nasional dan internasional, pelaksanaan travel dialog dan table top tetap diperlukan, mengingat 'tourism is about trust'," katanya.
BACA JUGA: Targetkan 7,5 Juta Pengunjung, Sleman Siapkan Agenda Kegiatan Wisata Ini
Ia mengatakan, pada 2024 ini sektor pariwisata ada kemungkinan terpengaruh beberapa aktor eksternal seperti adanya rangkaian kegiatan Pemilu selama 2024, yang terdiri dari pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan anggota legislator (pileg) serta pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.
"Faktor lainnya adalah kemungkinan adanya penurunan daya beli masyarakat, status aktivitas Gunung Merapi dan proses pembangunan tol dan operasionalisasi tol Yogyakarta-Solo juga menjadi pertimbangan dalam penentuan target wisatawan," katanya.
Ia mengatakan, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor eksternal tersebut, maka Dinas Pariwisata menetapkan target kunjungan pada 2024 yang tidak jauh berbeda dengan target pada 2023, yaitu sebesar 7.000.000 kunjungan.
Sebelumnya Dinas Pariwisata Sleman telah meluncurkan "Calendar of Event 2024" (CoE2024) untuk memberikan informasi kepada wisatawan dan calon wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Sleman terkait kegiatan dan acara yang akan terselenggara selama tahun 2024.
Pada CoE2024 ini terdapat 120 kegiatan yang akan dilaksanakan selama 2024, dengan komposisi 99 kegiatan skala lokal, 12 kegiatan skala nasional dan 10 skala internasional, terdiri dari 40 kegiatan MICE, 34 festival, 23 acara budaya dan musik, 17 kegiatan wisata olahraga dan tujuh kegiatan keagamaan," katanya.
"Dari ke-120 kegiatan tersebut, beberapa acara yang menjadi 'highlight event' pada 2024 antara lain adalah Upacara Adat Labuhan Merapi pada Februari, Sleman Temple Run pada November dan Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XXXIX pada bulan Desember," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.