Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Relawan pasangan calon 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sedang memasang banner di Jalan Jogja - Wonosari, Kalurahan Gading, Playen pada Senin (05/2/2024). Banner tersebut direncanakan dipasang memanjang sampai 100 meter. Rencana tersebut batal karena banner sepanjang 60 meter yang telah dipasang hilang. /Istimewa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Spanduk kampanye Capres Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sepanjang 60 meter di pinggir jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Gading, Playen, Gunungkidul hilang. Spanduk tersebut diduga dicopot pksa oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Waktu kehilangan masih belum diketahui secara pasti. Namun atas kejadian tersebut, relawan pasangan calon (paslon) 01 lantas melapor ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.
BACA JUGA : Selain Spanduk Ganjar, Satpol PP Jogja Juga Copot Baliho Kaesang Pangarep
Seorang Relawan Paslon 01, Wiwit Supriyanto mengatakan spanduk yang dipasang merupakan yang terpanjang se-DIY. Banner tersebut memilik ukuran 1 X 3 meter yang dipasang menyambung sampai 100 meter. Pada Senin (5/2/2024) pagi, relawan sebenarnya akan memasang sisa banner agar genap 100 meter.
“Banner baru terpasang 60 meter. Kemarin pagi relawan mau pasang lagi biar genap 100 meter, di situ teman saya kaget dan menghubungi saya, spanduk yang terpasang hilang semua,” kata Wiwit dikonfirmasi, Selasa (6/2/2024).
Menurut dia, spanduk yang berisi misi paslon 01 tersebut sudah hilang sejak Senin (5/2/2024) pagi. Padahal, pemasangan di titik tersebut dilakukan karena banner dan baliho iklan juga terpasang dengan aman. Wiwit mengaku belum dapat memastikan siapa pihak yang mencopot dan mengambil banner tersebut.
Ketua Tim Pemenangan Daerah Paslon 01, Agus Sulistiyono mengatakan pencopotan spanduk tersebut merupakan salah satu bentuk pelenggaran kehidupan berdemokrasi.
“Jelas banget [pelanggaran]. Apa yang dilakukan teman-teman relawan Amin, Pejuang Perubahan, sudah benar melaporkan ke Bawaslu. Saya selaku Ketua TPD AMIN DIY minta agar Bawaslu segera menindaklanjuti dan menangkap orang yang melakukan pencopotan,” kata Agus.
BACA JUGA : TPN Siapkan Langkah Hukum Pencopotan Spanduk Ganjar, Termasuk di Jogja
Agus juga menegaskan setelah menerima informasi tersebut langsung menghubungi salah satu anggota Bawaslu Gunungkidul agar cepat bergerak menangkap pelaku pencopotan.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan baru sebatas menerima laporan tersebut. “Informasinya kemarin belum ada yang dilaporkan sehingga belum bisa kami tindaklanjuti,” kata Andang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.