Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Sejumlah APK masih terpasang di jalan Kadipaten Kidul, Minggu (11/2/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Masa tenang pemilu 2024 dimulai dari Minggu (11/2/2024). Di Kota Jogja, alat peraga kampanye (APK) terlihat masih banyak yang terpasang. Satpol PP Kota Jogja bersama KPU, Bawaslu dan Polresta Jogja pun menertibkan ribuan APK ini.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, pada Minggu (11/2/2024) siang, APK masih banyak terpasang di jalan-jalan besar, seperti di sekitar stadion Kridosono, jalan Mataram, jalan Suryowijayan, jalan Kadipaten Kidul, jalan HOS Cokroaminoto dan sejumlah titik lainnya.
Ketua KPU Kota Jogja, Noor Harsya Aryo Samudro menjelaskan sebelum memasuki masa tenang, pihaknya telah meminta semua peserta pemilu untuk melepas secara mandiri APK masing-masing. “Peserta Pemilu di Kota Jogja sudah kami minta untuk melepaskan APK yang terpasang, surat sudah kami kirimkan beberapa hari yang lalu,” ujarnya.
Meski demikian, banyak peserta pemilu yang belum melepas APK hingga memasuki masa tenang. Maka KPU Kota Jogja bersama Bawaslu Kota Jogja, Satpol PP Kota Jogja dan Polresta Jogja melepaskan ribuan APK yang masih terpasang sejak Minggu (11/2/2024) dini hari.
“Sejak pukul 00.01 WIB oleh Satpol PP Kota Jogja didampingi KPU dan Bawaslu Kota Jogja. Dini hari tadi sudah dimulai Penertiban APK di Kota Jogja di sekitaran Muja Muju, Semaki dan Gendeng Demangan. Diikuti oleh BKO Kemantren Gondokusuman Dan Gondomanan,” ungkapnya.
Penertiban APK kemudian dilanjutkan pula di wilayah lainnya di 12 kemantren. Diharapkan pada hari pemungutan suara Kota Jogja sudah bersih dari APK. “Tiap hari akan dibersihkan Satpol PP dengan didampingi Bawaslu dan KPU, jajarannya di Kemantren,” kata dia.
BACA JUGA: 2.300 Personel Dikerahkan Bersihkan APK di DKI Jakarta
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat menuturkan menargetkan penertiban APK bisa selesai sebelum Rabu (14/2/2024). “Targetnya semua APK dan bendera bersih sebelum 14 Februari. Harapan kami sebenarnya para peserta pemilu melepas sendiri APK yang telah mereka pasang,” ungkapnya.
Dalam penertiban APK di masa tenang ini, Satpol PP Kota Jogja membagi petugas dalam beberapa sif. “Per sif ada 50 personel termasuk Linmas dan backup dari Polresta. Di 14 Kemantren juga dilaksanakan BKO Satpol PP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.