WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sejumlah APK masih terpasang di jalan Kadipaten Kidul, Minggu (11/2/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Masa tenang pemilu 2024 dimulai dari Minggu (11/2/2024). Di Kota Jogja, alat peraga kampanye (APK) terlihat masih banyak yang terpasang. Satpol PP Kota Jogja bersama KPU, Bawaslu dan Polresta Jogja pun menertibkan ribuan APK ini.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, pada Minggu (11/2/2024) siang, APK masih banyak terpasang di jalan-jalan besar, seperti di sekitar stadion Kridosono, jalan Mataram, jalan Suryowijayan, jalan Kadipaten Kidul, jalan HOS Cokroaminoto dan sejumlah titik lainnya.
Ketua KPU Kota Jogja, Noor Harsya Aryo Samudro menjelaskan sebelum memasuki masa tenang, pihaknya telah meminta semua peserta pemilu untuk melepas secara mandiri APK masing-masing. “Peserta Pemilu di Kota Jogja sudah kami minta untuk melepaskan APK yang terpasang, surat sudah kami kirimkan beberapa hari yang lalu,” ujarnya.
Meski demikian, banyak peserta pemilu yang belum melepas APK hingga memasuki masa tenang. Maka KPU Kota Jogja bersama Bawaslu Kota Jogja, Satpol PP Kota Jogja dan Polresta Jogja melepaskan ribuan APK yang masih terpasang sejak Minggu (11/2/2024) dini hari.
“Sejak pukul 00.01 WIB oleh Satpol PP Kota Jogja didampingi KPU dan Bawaslu Kota Jogja. Dini hari tadi sudah dimulai Penertiban APK di Kota Jogja di sekitaran Muja Muju, Semaki dan Gendeng Demangan. Diikuti oleh BKO Kemantren Gondokusuman Dan Gondomanan,” ungkapnya.
Penertiban APK kemudian dilanjutkan pula di wilayah lainnya di 12 kemantren. Diharapkan pada hari pemungutan suara Kota Jogja sudah bersih dari APK. “Tiap hari akan dibersihkan Satpol PP dengan didampingi Bawaslu dan KPU, jajarannya di Kemantren,” kata dia.
BACA JUGA: 2.300 Personel Dikerahkan Bersihkan APK di DKI Jakarta
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat menuturkan menargetkan penertiban APK bisa selesai sebelum Rabu (14/2/2024). “Targetnya semua APK dan bendera bersih sebelum 14 Februari. Harapan kami sebenarnya para peserta pemilu melepas sendiri APK yang telah mereka pasang,” ungkapnya.
Dalam penertiban APK di masa tenang ini, Satpol PP Kota Jogja membagi petugas dalam beberapa sif. “Per sif ada 50 personel termasuk Linmas dan backup dari Polresta. Di 14 Kemantren juga dilaksanakan BKO Satpol PP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Manuel Neuer dan Riyad Mahrez resmi pensiun dari tim nasional usai Piala Dunia 2026, menandai berakhirnya era dua legenda sepak bola dunia.
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
KPK mengungkap keterangan awal asal uang dalam amplop yang dibawa Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby saat bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.
Kisah Xu Peng, aktor drama pendek China yang beralih menjadi penjual sayur setelah industri hiburan terdampak perkembangan AI, viral di media sosial.
OxygenOS dan Realme UI dikabarkan akan digantikan ColorOS. Perubahan besar ini disebut menjadi bagian strategi efisiensi Oppo Group.