Pemkab Bantul Siapkan Aturan Pilur, Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong
Pemkab Bantul mulai matangkan Pilur 2026 di 30 kalurahan. Calon tunggal tetap bisa maju dan akan melawan kotak kosong.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (12/2/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X membenarkan salah satu topik pembicaraannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu adalah soal pertemuan antara Presiden dengan Megawati.
Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, Jokowi meminta kepada Sultan untuk menjembatani pertemuan dengan Megawati.
"Betul, tapi saya kan menunggu Presiden. Kan saya akan menjembatani terserah Presiden, gitu aja. Ya menunggu, kalau memang presiden memerlukan saya bersedia, kan hanya itu. Kalau ngga ya ngga papa," kata Sultan, Senin (12/2/2024).
Sultan menyebut, dalam pembicaraan itu Jokowi hanya meminta tolong. Namun inisiatif untuk bertemu dengan Megawati tetap menjadi hak pribadi dan kewenangan dari Jokowi. Sultan menjelaskan, dalam konteks pembicaraan itu dirinya hanya diminta untuk memfasilitasi jika memang Jokowi berkehendak demikian.
"Ya makanya itu, kan bukan saya yang ambil inisiatif, yang ambil inisiatif itu kan Bapak Presiden sendiri. Ya terserah Presiden mau perlu ketemu Mbak Mega yg saya fasilitasi," ujarnya.
Hanya saja, Sultan menegaskan bahwa dirinya tidak akan mendahului untuk langsung berkomunikasi dengan Megawati untuk menjembatani pertemuan itu. "Kalau bisa ketemu sendiri kan ya syukur, tapi kalau saya kan sifatnya pasif. Kalau Presiden 'bilang tolong mbok saya dianter.' Kalau ga ada ya ngga to? Ya terserah Presiden sendiri. Saya kan pasif, bukan ngoyak-oyak (mengejar-ngejar)," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut sempat bertanya kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X, apabila berkenan untuk memfasilitasi pertemuan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
BACA JUGA: Libur Nataru, Sultan Minta Wisatawan dan Masyarakat Tak Perlu Masuk ke Pusat Kota Jogja
Obrolan antara Jokowi dan Sultan HB X itu diungkap oleh pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie. Dia menyampaikan bahwa sempat bertemu dengan Sultan HB X usai bertemu dengan Jokowi.
Menurut Connie, Jokowi sempat bertanya kepada Sultan HB X apabila berkenan untuk memfasilitasi pertemuan dengan Megawati, apabila Raja Kasultanan Yogyakarta itu bertemu dengannya.
"Dia [Jokowi] bilang, 'Kalau nanti bertemu dengan Ibu Mega, Sultan berkenan enggak memfasilitasi?'. Bukan [Jokowi] minta [dipertemukan dengan Megawati]," katanya dikutip dari Bisnis.com, Jumat (9/2/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mulai matangkan Pilur 2026 di 30 kalurahan. Calon tunggal tetap bisa maju dan akan melawan kotak kosong.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.