Musim Hujan Diprediksi Mundur, DPRD Bantul Siapkan Posko
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (tengah) didampingi sejumlah pejabat terkait saat memberikan pemaparan soal kesiapan menghadapi masa Nataru, Kamis (21/12/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak melalui area tengah Kota Jogja saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna menghindari penumpukan kendaraan.
Berdasarkan data Kemenhub RI ada sebanyak 4,45 juta pengunjung yang akan datang ke wilayah setempat. "Tidak perlu masuk kota untuk mengurangi kepadatan lalu lintas," katanya, Kamis (21/12/2023).
Sultan menyebut, jutaan orang yang berkunjung ke DIY itu tidak hanya yang bertujuan wisata saja tetapi juga ada yang lewat maupun tujuan mudik. Untuk itu perlu dicermati agar pengaturannya tepat guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Dengan begitu pengunjung yang datang ke Jogja bisa tenang menikmati masa liburan. "Harus benar-benar dicermati mana yang datang, keluar atau sekedar lewat untuk pengaturannya agar tidak ada macet dan memberikan pelayanan dengan baik kepada warga masyarakat," jelasnya.
Untuk malam Tahun Baru, Sultan juga meminta agar masyarakat merayakannya dengan cerdas.
Penumpukan massa yang biasanya muncul di kawasan Tugu, Malioboro dan Kraton dinilainya wajar, tetapi hendaknya tidak diikuti dengan kegiatan berkonvoi keliling kota oleh untuk mengantisipasi munculnya kemacetan.
"Hendaknya yang menikmati malam tahun baru mereka stay di sana tidak perlu keliling kota apalagi berbondong-bondong dengan kepadatan yang tinggi karena yang datang juga banyak nanti bisa macet, itu yang dihindari dan akan kami pecah keramaian," jelasnya.
Sementara dengan naiknya penyebaran Covid-19 di berbagai daerah Sultan menyebut belum ada pembatasan terhadap wisatawan yang berkunjung. "Kita tidak ada pembatasan, tapi memang kalau yang kondisinya tidak bagus pakai masker lebih baik," jelasnya.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menyatakan, masa libur Nataru ada dua kegiatan besar yang harus diamankan pihaknya yakni ibadah dan aktivitas wisata. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan sejumlah antisipasi guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pengunjung.
"Kita akan ciptakan keamanan dan ketertiban baik dari utara maupun selatan. Yakni dengan mengatur benar kalau hanya melintas akan diberikan jalur langsung tapi kalau mau menuju Jogja dan sekitarnya juga akan diatur pengendalian agar tidak macet," ujarnya.
BACA JUGA: Libur Nataru, Polres Bantul Siapkan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu
Kemudian soal keamanan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kabupaten kota terkhusus bagi perayaan malam tahun baru.
"Untuk gangguan yang sifatnya konvensional dan antisipasi daerah destinasi juga kita siapkan, jadi diharapkan masyarakat tahu informasinya sehingga bisa menikmati di rumah masing-masing," paparnya.
Khusus pada malam tahun baru pihaknya menerapkan car free night pada 31 Desember mulai tengah malam sampai pukul 05.00 Wib. "Tidak ada kendaraan yang masuk mulai sampai Nol KM, di sana kami juga siapkan pengamanan sistem zona sehingga masyarakat bisa menikmati suasana.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Pemkab Gunungkidul menaikkan target PAD wisata 2026 menjadi Rp63,2 miliar setelah realisasi pendapatan mencapai Rp56,5 miliar.
DPRD DIY mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 untuk mengukur kompetensi dan meningkatkan mutu pembelajaran.
Bank BPD DIY Syariah meraih Infobank Sharia Award 2026 dengan predikat “Sangat Bagus” dan Platinum Champion setelah mempertahankan prestasi selama 10 tahun bert
Linda Benny resmi dilantik menjadi Wabup Klaten untuk sisa masa jabatan 2025-2030 dan berkomitmen melanjutkan pembangunan bersama Bupati Hamenang.
PSIM Jogja menjamu PSM Makassar tanpa penonton di SSA, Bantul, pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak alasan dan jadwalnya.