Segudang Masalah di TPS Ditemukan Bawaslu Sleman, Ada Pemilih Coblos hingga 6 Surat Suara

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 14 Februari 2024 16:57 WIB
Segudang Masalah di TPS Ditemukan Bawaslu Sleman, Ada Pemilih Coblos hingga 6 Surat Suara

Arjuna Al Ichsan Siregar./Istimewa

Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman menemukan sejumlah masalah dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berlangsung Selasa (14/2/2024). Masalah itu mulai dari kekurangan surat suara hingga satu pemilih bisa mencoblos enam surat suara.

Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan upaya pengawasan pada saat pencoblosan sudah dilakukan. Adapun hasil pengawasan di lapangan ada beberapa temuan.

Menurut dia, temuan di antaranya adanya kekurangan surat suara. Kekurangan surat suara DPD terjadi di TPS 8 Gandu, Sendangtirto, Berbah. Di TPS 4, Purwobinangun, Bimomartani, Ngemplak kekurangan 90 surat suara untuk DPRD RI.

Di TPS 55-56 dan 71-72 di Kalurahan Purwomartani, Kalasan ada kekurangan surat suara DPRD RI sebanyak 100 lembar. Selain kekurangan surat suara, Arjuna mengakui juga ada yang kelebihan surat suara seperti terjadi di TPS 44, Sedangadi, Mlati ada sisa surat suara DPD. “Ada juga yang kekurangan di sejumlah TPS,” katanya.

Menurut Arjuna, temuan ini sudah dikomunikasikan dengan KPU Sleman sehingga bisa dipenuhi dengan mengambil surat suara di TPS terdekat yang memiliki kelebihan.

Ia mengakui temuan tidak hanya terkait dengan kekurangan maupun kelebihan surat suara. Pasalnya, petugas pengawas di lapangan juga mendapati adanya surat suara yang tertukar antardapil. “Ada juga temuan pemilih yang mencoblos enam surat suara. Seharusnya yang dicoblos hanya lima, tapi ada enam dan setelah ditelusuri ada surat pemilihan DPRD provinsi yang dobel,” katanya.

Menurut dia, temuan di lapangan terus dihimpun dan penyelesaian terus di komunikasikan dengan KPU. “Masih proses karena pemilu belum selesai,” katanya.

BACA JUGA: Saking Bersemangat Mencoblos, Pemilih Pemula di Sleman Datang ke TPS Sebelum Dibuka

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan, Bawaslu Sleman, Ahmad Shidiq Wiratama mengatakan, untuk pelaksanaan pemilihan sudah menerjunkan petugas Pengawas TPS sebanyak 3.457 orang. Jumlah ini sesuai dengan lokasi TPS di Sleman. “Satu TPS ada satu pengawasnya,” kata Aswi, sapaan akrabnya.

Menurut dia, ketugasan tidak hanya saat proses pemilihan dan perhitungan suara karena juga ikut mengawasi proses pendistribusian logistik ke TPS. “Untuk mendukung ketuagasan, petugas pengawas TPS sudah diberikan bimtek terkait dengan tata cara kerja di lapangan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online