Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi gedung sekolah yang rusak/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo menyiapkan anggaran sebanyak Rp20 miliar untuk merehabilitasi gedung-gedung sekolah yang rusak di wilayahnya. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus dan APBD 2024.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo menjelaskan program rehabilitasi tersebut diusulkan pada akhir 2023 lalu. "Sudah kami usulkan lalu diterima anggarany sekitar Rp18 miliar sampai Rp20 miliar," kata Kepala Disdikpora Kulonprogo Arif Prastowo, Jumat (16/2/2024).
BACA JUGA: Duh, Ada 11 Penyelenggara Pemilu Gunungkidul Jatuh Sakit dan Dilarikan ke RS
Target rehabilitasi sekolah, jelas Arif, juga menyasar gedung yang sudah berusia tua. "Sebagian yang akan direhabilitasi gedung sekolah yang dibangun sekitar 1980an, karena usia gedung yang sudah tua ini juga sudah sebagian rusak," ujarnya.
Kerusakan gedung sekolah yang akan direhabilitasi ini, menurut Arif, terutama atap, tembok, hingga sarana lainnya yang vital. "Total ada 18 gedung sekolah yang akan direhabilitasi pada 2024 ini," ungkapnya.
Rehabilitasi gedung sekolah di Bumi Binangun ini, lanjut Arif, mendesak dilakukan agar keamanan dan keselamatan proses belajar terjamin. "Sangat mendesak, sehingga harus dilakukan, kami memilih memang yang sangat prioritas dilakukan rehabilitasi," terangnya.
Arif merinci 18 sekolah tersebut meliputi tujuh SD, delapan SMP, dan tiga TK. "Menyebar di beberapa kapanewon, seperti Wates, Girimulyo, Samigaluh, dan lainnya," katanya.
BACA JUGA: Harga Gabah Kering Kulonprogo Mahal, Diduga Jadi Sebab Harga Beras Naik
Proses rehabilitasi ini, lanjut Arif, sekarang tengah masuk tahap konsultasi lelang. "Semuanya lewat proses tender kini masih konsultasi lelang, seger mungkin akan dilakukan rehabilitasi," paparnya.
Sekolah yang akan direhabilitasi itu, sambung Arif, dipastikan proses pembelajarannya akn tetap berjalan dengan baik. "Ada yang menggunakan ruang lain yang tidak direhabilitasi, ada yang pindah ke balai kalurahan, smeunaya melihat kondisi masing-masing dan sudah kami koordinasikan dengan pihak sekolah yang disasar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang