Raperda RTRW Gunungkidul Disepakati, Investasi Bakal Lebih Terarah
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kantor Kementerian Agam Sleman memastikan pemberangakatan jamaah haji mulai 13 Mei 2024. Berbagai persiapan pun mulai dilakukan dari sekarang agar proses perjalanan ibadan dapat berjalan dengan lancar.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kemenang Sleman, Noor Imanah mengatakan, ada beberapa persiapan yang dilakukan mulai dari biaya perjalanan ibadah, akomodasi perjalanan, Kesehatan hingga kesiapan fisik calon jamaah. Selain kegiatan biaya pelunasan untuk saat ini juga berlangsung kesiapan akomodasi perjalanan.
Menurut dia, kesiapan akomodasi dilakukan mulai dari kepmilikan paspor dan pengurusan visa. Untuk paspor sudah ada kerja sama dengan Kantor Imigrasi guna proses pembuatan secara kolektif.
BACA JUGA : Ratusan Calon Haji Sleman Belum Lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji
Adapun untuk visa, ada ketentuan khusus dari Pemerintah Saudi Arabia. Yakni, setiap calon jamaah harus mengurus bio visa dengan melakukan perekaman biometric.
“Perekaman masih dalam proses dan setiap hari ada kuota 50 orang. Hingga sekarang yang sudah menyelesaikan ada 80% dari total calon haji diberangkatkan tahun ini,” katanya, Selasa (20/2/2024).
Selain akomodasi, juga ada kesiapan Kesehatan dengan melaksanakan vaksin meningitis. Hanya saja, sambung Noor, pelaksanaan masih harus dikoordinasikan dengan dinas Kesehatan. “Nanti ada jadwalnya dan baru akan dikoordinasikan dengan dinas Kesehatan,” katanya.
Selain itu, juga ada kesiapan fisik dengan penyelenggaraan manasik. Rencananya manasik digelar enam kali di Tingkat kapanewon dan dua kali di Tingkat kabupaten.
“Manasik mungkin bisa dimulai di akhir Maret mendatang. Yang jelas, kami sudah agendakan agar calon haji benar-benar siap dari sisi akomodasi, Kesehatan maupun fisiknya,” kata Noor.
Kepala Kemenang Sleman, Sidik Pramono mengatakan, total jamaah yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 1.133 orang. Adapun saat ini masih dibuka proses pelunasan biaya haji. Dia mengimbau calon jamaah yang belum membayar segera melunasinnya. “Masih ada waktu hingga 23 Februari 2024,” katanya.
BACA JUGA : Baru 131 Calhaj di Gunungkidul Miliki Paspor Siap Visa
Sidik berharap proses persiapan penyelenggaran ibadah haji dapat berjalan dengan lancar sehingga seluruh jamaah dapat berangkat sesuai dengan jadwalnya. “Mudah-mudahan semua diberikan kelancaran, Kesehatan dan keselamatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Eks Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan hubungan dua arah antara cuaca dan bencana alam, termasuk dampak erupsi terhadap cuaca.
Daftar sesar aktif di Pulau Jawa mencapai 25 sesar. Simak nama sesar dan aplikasi yang bisa membantu memantau gempa.
Port of Jumanah hasil kolaborasi Agate dan Red Dunes Games resmi meluncur global. Gim ini terinspirasi tradisi penyelaman mutiara.
HUT ke-270 Jogja mengusung konsep Autentik Konkret, termasuk lewat kuliner khas untuk mengenalkan identitas Jogja kepada wisatawan.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY Kamis 10 September 2026 di Q Homemart Ringroad Timur. Cek jam buka dan rincian biayanya di sini.