Event Jogja Mei: TBY Gelar Tari Kontemporer Lintas Generasi
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penyelenggaraan Pemilu 2024 telah rampung digelar. Tahapan selanjutnya KPU masing-masing wilayah masih melakukan perhitungan suara untuk menentukan pemenang dari pesta demokrasi lima tahunan itu.
Pemilu Indonesia yang masuk ke dalam penyelenggaraan demokrasi terbesar di dunia tak luput memakan korban. Sejumlah petugas KPSS dan Satlinmas di DIY dilaporkan mengalami insiden mulai dari sakit bahkan meninggal dunia.
Sistem dan beban kerja yang cukup berat dinilai menjadi salah satu penyebab petugas KPPS dan Satlinmas bertumbangan. Selain itu, faktor usia dari petugas yang kebanyakan sudah berusia sepuh turut menjadi penyebab dari fenomena tersebut.
BACA JUGA : 33 Petugas Pemilu 2024 di Jateng Meninggal Dunia, Ratusan Lainnya Sakit
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol DIY Bagas Senoadji mengatakan, secara umum Pemilu 2024 berjalan cukup lancar di wilayah setempat. Meski pun ada insiden di beberapa TPS tetapi sifatnya tergolong kecil dan mampu diantisipasi petugas.
"Salah satunya di Kapanewon Depok yang mana ada insiden dari teman-teman perantau yang ingin menggunakan hak pilihnya tetapi belum terdaftar di DPT dan DPTb, ini akibat kesalahan informasi," katanya, Selasa (20/2/2024).
Selain itu, Pemilu 2024 kemarin juga masih menyisakan persoalan seperti yang dialami pada Pemilu 2019 saat banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia. Di DIY tercatat ada satu petugas Satlinmas yang meninggal dunia dan puluhan KPPS sakit.
"Secara garis besar lancar, meski ada beberapa KPPS yang jumlahnya ada 38 orang sakit. Kemudian satu petugas Satlinmas di Sleman meninggal dunia karena kecelakaan saat mengirimkan hasil rekapitulasi suara," ujarnya.
KPU DIY menyebut saat ini masih melakukan pendataan terhadap sejumlah petugas yang mengalami sakit dan meninggal dunia saat bertugas pada Pemilu lalu. Dalam waktu dekat akan diundang KPU kabupaten kota untuk mendata serta melakukan tindak lanjut atas permasalahan itu.
BACA JUGA : Seorang Petugas KPPS Pemilu 2024 di Bantul Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan
"Kalau data yang sakit kami sudah ada tapi rinciannya saya ga hafal. Rencananya besok kita undang dari kabupaten kota untuk mendata berapa petugas yang mengalami insiden selama Pemilu kemarin," kata Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU DIY Tri Mulatsih
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.