Rawan Kecelakaan, 15 Rambu Peringatan Akan Dipasang di Jalan Imogori-Mangunan

Newswire
Newswire Sabtu, 24 Februari 2024 16:57 WIB
Rawan Kecelakaan, 15 Rambu Peringatan Akan Dipasang di Jalan Imogori-Mangunan

Bus pariwisata kecelakaan, terguling di ruas Jalan Imogiri-Mangunan, tikungan Wanagama Bawah Bukit Bego, Kelurahan Wukirsari, Kabupaten Bantul. - Antara/ist/Humas Polres Bantul\r\n

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan DIY akan memasang 15 rambu peringatan tambahan di Jalan Imogiri-Mangunan, khususnya di sekitar Bukit Bego yang menjadi lokasi kecelakaan bus pariwisata menewaskan tiga penumpang.

"Kami identifikasi ada sekitar 15 rambu yang mungkin bisa kita pasang. Bisa dari kami atau teman-teman Bina Marga yang memasang," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Rizki Budi Utomo, Jumat (23/2/2024)

Menurut Rizki, belasan rambu tersebut antara lain berupa rambu turunan tajam, rambu tanjakan, rambu belokan, serta rambu tulisan berisi peringatan untuk menggunakan gigi rendah karena menghadapi turunan atau tanjakan tajam.

"Rambu kami pasang dari arah bawah ke atas dan sebagian lainnya dari arah atas ke bawah," kata dia.

Selain rambu, menurut dia, bakal dipasang pula spanduk bertuliskan imbauan agar pengemudi bus pariwisata dapat mengecek mesin maupun rem di tempat beristirahat (rest area) yang telah disiapkan di kawasan itu.

Apabila berdasarkan hasil cek kondisi bus atau pengemudi tidak siap melewati turunan tajam maka diimbau bus agar kembali ke atas melewati Patuk, Gunungkidul.

"Kami akan libatkan juga teman-teman kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk memfungsikan 'rest area' di situ, agar bus dari atas mau turun untuk bisa mampir dulu cek mesin atau cek rem," ujar dia.

BACA JUGA: Detik-detik Bus Terguling di Bukit Bego Bantul Tewaskan 3 Penumpang, Sempat Berhenti Sopir Sebut Macet Padahal di Depan Sepi

BACA JUGA: Pengemudi Bus yang Terguling di Sekitar Bukit Bego Resmi Jadi Tersangka dan Sudah Ditahan

Meski telah terjadi kecelakaan maut di kawasan itu, menurut dia, pelarangan bus wisata untuk tidak melalui jalur tersebut bukan solusi yang tepat.

Pasalnya, kata dia, kawasan Bukit Bego Jalan Imogiri-Mangunan, Bantul memang menjadi jalur utama yang dilalui rombongan wisata dari Tebing Breksi ke Puncak Becuci, kemudian Pantai Parangtriris atau sebaliknya.

"Menurut teman-teman di pariwisata pola paket travelnya memang seperti itu. Ada yang dari Breksi, Becici, dan berakhir di Parangtritis atau sebaliknya," ujar dia.

Oleh karena itu, kata Rizki, bus yang hendak melalui kawasan Bukit Bego harus dipastikan dalam kondisi sehat dibuktikan dengan hasil uji kendaraan bermotor (KIR) trakhir.

Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi pada Kamis (8/2/2024), sekitar pukul 13.00 WIB di ruas Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya di tikungan Wanagama Bawah Bukit Bego, Desa Wukirsari, Bantul.

Akibat kejadian itu, tiga korban meninggal dunia, yaitu SW, 57, yang meninggal di tempat kejadian, AK, 25, dan HS, 40 meninggal saat perjalanan ke RS, sedangkan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online