Siap-siap, Kamera ETLE Dipasang di Simpang Tiga Cepit Bantul
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Warga Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja digegerkan dengan penemuan mayat jenis kelamin perempuan tanpa identitas di sebuah kamar indekos pada Sabtu (24/2/2024) malam. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Lokasi kamar tempat ditemukannya mayat perempuan tanpa indentitas dengan bekas luka dan memar diduga merupakan indekos yang biasa ditempati teman lelaki korban.
Kapolresta Jogja Kombes Pol Aditya Surya Dharma menjelaskan mayat tersebut ditemukan di dalam indekos tepatnya di lantai dua. Indekos itu ditengarai merupakan kediaman teman lelaki korban yang berinisial H. Saat jenazah ditemukan, H tidak berada di lokasi itu. "H ini bekerja di sebuah kafe dan masih ditelusuri keberadaannya," ujarnya Minggu (25k/2/2024) malam.
Dalam olah TKP, petugas juga menemukan ceceran darah di area pintu kamar indekos sampai ke bagian tangga. Saat ini petugas telah mengevakusi jenazah untuk keperluan otopsi ke RS Bhayangkara Polda DIY.
“Saksi-saksi penghuni indekos lainnya masih ditelusuri keberadaannya, karena saat jenzzah ditemukan penghuninya tudak di lokasi,” ujarnya.
Sebelumnya warga Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja digegerkan dengan penemuan mayat jenis kelamin perempuan tanpa identitas di sebuah kamar indekos pada Sabtu (24/2/2024) malam.
Mayat perempuan itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk pada pukul 18.00 WIB tepatnya di Jalan Krasak, Kotabaru, Gondokusuman atau di sisi selatan Gereja Antonius Kotabaru.
BACA JUGA : Guru dan Anggota Laku Spiritual Pembunuh Warga Pandak Ditangkap Polisi
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) petugas menemukan terdapat bekas luka dan memar di tubuh jenazah itu.
"Temuan awal ada jenazah perempuan tanpa identitas dan ada bekas memar dan luka di tubuh korban tetapi masih perlu dipastikan penyebabnya apa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiapkan ETLE di Simpang Tiga Cepit. Kamera berbasis AI belum terpasang dan waktu penerapannya masih menunggu.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.