Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Rektor ITNY Setyo Pambudi saat memaparkan laporan kinerja tahunan dalam acara puncak Dies Natalis ke-51 di Kampus Babarsari di Padukuhan Tambakbayan, Caturtunggal, Depok. Senin (26/2/2024). Harian Jogja/David Kurniawan
SLEMAN—Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) merayakan Dies Natalis ke-51, Senin (26/2/2024). Perayaan tahun ini bertema Merajut Kebersamaan Mewujudkan ITNY Unggul.
Rektor ITNY, Setyo Pambudi mengatakan terus berupaya untuk mencapai lompatan kemajuan sesuai dengan visi misi yang dimiliki kampus. Tema perayaan tahun ini bertujuan merajut kebersamaan demi mewujudkan ITNY unggul.
Oleh karenanya, target ini tidak bisa dicapai secara sendirian karena membutuhkan kerja sama semua pihak dan elemen yang ada di kampus harus dapat berpatisipasi dengan aktif. “Semua harus berkontribusi baik dosen, mahasiswa maupun pegawai di lingkup institute,” kata Setyo dalam paparan capaian kinerja di acara Dies Natalis ITNY ke-51 di Kampus Babarsari di Padukuhan Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Senin siang.
Guna mewujudkan ITNY yang unggul telah dilakukan berbagai upaya. Salah satunya peningkatan sumber daya manusia melalui kompetensi dan regenerasi dosen pengajar.
Baca Juga
Guru Besar ITNY Kembali Bertambah, Perkuat Sumbangsih Pengetahuan di Kancah Nasional Maupun Global
FV ITNY Bekali Dasar-dasar K3L untuk Mahasiswa Baru
Teliti Air Tanah dan Baja Tahan Karat, Dua Dosen Perempuan ITNY Jadi Guru Besar
Ia berpendapat adanya peningkatan kompetensi para dosen akan memiliki peranan yang penting dalam mewujudkan peningkatan akademis sesuai dengan visi misi yang dimiliki. Di sisi lain, juga ada upaya peningkatan sarana dan prasarana fisik guna menunjang proses kegiatan belajar di kampus. “Harapannya dengan berbagai langkah yang dilakukan maka bisa mewujudkan ITNY yang unggul,” katanya.
Humas ITNY, Ridayati mengatakan puncak Dies Natalis ke-51 diisi dengan laporan kinerja tahunan yang dipaparkan oleh rector. Selain itu, juga ada pentas seni guna menyemarakan perayaan. “Semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Rida mengungkapkan sebelum diselenggarakan puncak Dies Natalis terdapat rangkaian pembuka seperti pengukuhan guru besar yang diberikan kepada Profesor Supandi ST MT di bidang Ilmu Geologi pada 16 Februari 2024 lalu. Selain itu, juga ada acara jalan sehat serta silaturahmi pihak kampus dengan warga setempat.
“Kami juga mengadakan fun games dengan menggelar turnamen sepakbola usia 10 dan usia 12 tahun,” katanya.
Menurut dia, turnamen sepakbola yang diselenggarakan ini diikuti oleh 32 tim di masing-masing kelompok umur. Adapun pesertanya berasal dari sekolah sepakbola dari regional Jawa Tengah dan DIY. “Kami bersyukur rangkaian acara Dies Natalis berlangsung dengan meriah dan berjalan lancar,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Investasi pariwisata DIY mencapai Rp378,14 miliar hingga semester I 2026, tetapi turun 75,40% pada Triwulan II.
Kawasan olahraga Cangkring mulai ditata jelang Porda DIY 2027. DPRD Kulonprogo meminta persiapan dilakukan matang, termasuk UMKM dan penginapan.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.