Ini Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Gedung Societeit Militair di TBY./Istimewa-TBY
JOGJA—Salah satu gedung pertunjukan di kompleks Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Gedung Societeit Militair kembali dibuka setelah direhab beberapa waktu lalu.
Gedung ini menjadi wadah bagi masyarakat umum untuk bisa melakukan berbagai pagelaran atau pertunjukkan seni. Mulai dari seni tari, seni musik, hingga pemutaran film. Societeit dilengkapi juga dengan berbagai fasilitas seperti sound, lighting, hingga kursi penonton dengan kapasitas hingga 300 orang.
Kepala TBY, Purwiati menuturkan sebelumnya operasional gedung ini sempat vakum lantaran adanya sejumlah renovasi. Dimulai pada Juni 2023 dan kembali diserahterimakan pada Desember 2023.
"Pada Januari 2024 sudah dibuka untuk masyarakat umum dan jadwalnya sudah terbooking hingga Desember 2024," kata Purwiati, Senin (26/2/2024).
Seusai direnovasi, Purwiati memastikan kondisi Gedung Societeit Militair semakin bersih dan nyaman. Ditambah lagi berbagai sarana dan prasana juga telah diperbaharui.
Masyarakat bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada. Harga sewanya pun terbilang terjangkau, yakni sebesar Rp2 juta untuk satu hari gelaran non-komersial. "Sudah dapat fasilitas komplet, AC, sound, masyarakat tinggal memakai saja. Kalau misalnya ingin sarana yang tidak ter-cover di kami bisa bawa sendiri untuk tambahannya," imbuhnya.
Kepala Subbagian Tata Usaha TBY, Nuryadi menambahkan pemesanan bisa dilakukan melalui laman tby.jogjaprov.go.id. Dia menuturkan, sejauh ini antusias masyarakat untuk menggunakan Gedung Societeit Militair terbilang tinggi. Di sisi lain, pemasukan yang ada sebenarnya tak menutup untuk biaya operasional.
"Namun, ini bentuk fasilitasi, agar masyarakat tetap bisa menggunakan Gedung Societeit Militair sebagai ruang ekspresi untuk menampilkan berbagai pagelaran seni," katanya.
BACA JUGA: Tari Pertunjukan Nyantrik Akan Tampilkan 20 Penari Muda Jogja
Belum lama ini, Sanggar Andum Violin turut menampilkan resital biola di Gedung Societeit Militair. Penanggung jawab Sanggar Andum Violin, Ucok, menuturkan ini kali pertama dia memanfaatkan Gedung Societeit Militair untuk pertunjukkan musik.

Ucok turut serta membawa 20 anak didiknya. Dia mengaku terkesan lantaran fasilitas yang disediakan terbilang lengkap. Termasuk sound system di dalamnya. Namun, dia merasa perlu adanya aksesoris tambahan seperti stand mic dan floor monitor.
"Untuk channel mixer-nya harus nambah dari vendor luar karena format kemaren saya pakai adalah band dan orkes. Sementara kalau lighthing-nya aman untuk pertunjukan yang tidak begitu besar. Pas sesuai kapasitas gedungnya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
KA Bandara YIA berbasis PSO melayani sekitar 140.000 penumpang melalui Stasiun Wates selama semester I 2026, memperkuat konektivitas DIY.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Jogging Track Lapangan Paseban Bantul telah mencapai progres 90 persen dan ditargetkan rampung akhir Juni sebelum dibuka untuk masyarakat.
Danantara akan membangun 141.000 hunian vertikal di lahan hibah Meikarta seluas 30 hektare untuk mendukung program 3 juta rumah.
Polres Bantul mengungkap penipuan bermodus modal usaha Rp80 juta. Korban kehilangan dua mobil dan BPKB dengan kerugian sekitar Rp100 juta.