Data Desil Bansos Bermasalah, DPRD Kota Jogja Minta Pemutakhiran dan Skema APBD
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Ilustrasi TPR Parangtritis./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Mulai bulan depan, Pemkab Bantul akan menaikkan tarif masuk pantai selatan (pansela). Kenaikan tersebut dilakukan untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul tahun ini.
Plt Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan pada 6 Maret 2024 dilakukan harmonisasi peraturan Bupati Bantul mengenai tiket sekali masuk Pansela. “Prinsipnya nanti ada kenaikan tarif, tetapi nanti kami buka pantai secara all in one," katanya, Kamis (7/3/2024).
Dia menyampaikan kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat berwisata di Pantai Bantul. Selain itu menurut dia dilakukan untuk mendorong lama tinggal atau length of stay wisatawan di Bantul.
"Dengan tiket naik, tetapi kami berikan layanan ke seluruh pantai. Harapannya tidak hanya ke satu pantai, lalu pergi dari Bantul, tetapi bisa berlama-lama di Bantul, aspek ekonominya nanti juga bisa jalan," katanya.
Dia menyampaikan hal tersebut pun diharapkan dapat meningkatkan usaha pariwisata masyarakat Bantul. Nantinya, tiket terusan pansela akan menjadi Rp15.000 per orang dari sebelumnya Rp10.000 per orang.
Dia menyampaikan pelayanan Pansela sebelumnya terdiri dari pantai selatan blok barat dan timur. Nantinya, akan dijadikan satu blok pada 2024. Sementara tahun depan, kebijakan tersebut akan kembali dikaji.
BACA JUGA: Mulai Diserbu Pengunjung, Berikut Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Objek Wisata Tebing Breksi
Dia menyampaikan ke depan meski TPR Parangtritis akan dipindah, tetapi pembelian tiket di satu tempat dapat digunakan untuk mengakses ke pantai lainnya.
Dia menyampaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul tahun 2024 mencapai Rp49 miliar. Meski begitu, karena kenaikan tarif dimulai pada April 2024, maka Dispar Bantul memperkirakan hanya akan mencapai Rp35-40 miliar. Jumlah PAD tersebut pun meningkat dari tahun 2023 yang mencapai Rp26 miliar.
Perhitungan tersebut dipatok berdasarkan perkiraan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pansela sekitar 3-4 juta dalam setahun. “Kalau nanti kita naikkan [tarif Pansela] harapannya pendapatannya mendekati, sesuai target yang diharapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Google Maps punya banyak fitur yang jarang diketahui, mulai dari Gemini, AR, Street View, Lists hingga Immersive View. Simak 10 fitur yang wajib dicoba.
Remaja 18 tahun di Prancis merencanakan penculikan Kylian Mbappé dari balik penjara via Snapchat. Simak daftar 26 target dan performa Mbappé di lapangan.
Jadwal China Masters 2026 babak 16 besar: Jonatan Christie dan 3 ganda putra Indonesia bertarung di Shenzhen. Simak lawan dan jadwal wakil Indonesia selengkapny
5 event di Yogyakarta Kamis 3 September 2026: Peoples' Conservation Summit di UGM, workshop fotografi, pengajian Maulid, lomba PBB, dan vaksinasi rabies gratis.
Tanggal 3 September memperingati Hari PMI, Hari Pencakar Langit, pemberlakuan CEDAW, hingga Hari Nasional San Marino. Simak sejarah lengkapnya.