Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (IST)
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memastikan komitmennya untuk mencegah penyebaran antraks di Bumi Sembada. Upaya penelusuran terkait dengan daging yang dikonsumsi pun dilakukan.
“Untuk warga yang terindikasi sudah ditangani dan dilakukan pengetesan, tapi hasilnya belum keluar,” kata Kustini, Senin (11/2/2024).
Menurut dia, upaya penanganan tidak hanya memberikan pengobatan kepada warga yang terindikasi suspek antraks. Pasalnya, hasil dari penelusuran tim Kesehatan, BPBD bersama dengan Brimob telah menemukan daging sisa brandu.
Total ada sembilan keluarga yang memiliki daging tersebut. Upaya penyitaan pun dilakukan kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar kemudian ditimbun tanah dan dicor. “Daging yang masih disimpan dikeluarkan semua untuk dimusnahkan. Tujuannya, agar tidak terkontaminasi,” kata Kustini.
Baca Juga
Ada Kasus Suspek Antraks, Dinas Kesehatan Terbitkan Surat Kewaspadaan ke Seluruh Faskes di Sleman
Kepastian Kasus Antraks di Sleman Masih Tunggu Hasil Uji Laboratorium
BREAKING NEWS:Kasus Antraks Kembali Ditemukan di Gunungkidul, Dinkes Terjunkan Tim Survei
Meski masih ada warga suspek antraks, ia memastikan kondisi sekarang sudah aman terkendali. Oleh karena itu, Masyarakat tetap diminta tidak panik karena upaya pencegahan dan penangulangan terus dilakukan. “Ternak milik warga juga sudah diberikan suntikan anti biotik,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan sudah memiliki kronologi terkait dengan dugaan penyebaran antraks di perbatasan Sleman-Gunungkidul. Menurut dia, untuk pencegahan sudah dilakukan beberapa penindakan.
Sebagai contoh, sisa daging brandu yang masih disimpan warga sudah diambil untuk dimusnahkan. Adapun prosesnya tidak dilakukan sendiri dikarenakan ada kerja sama dengan tim gabungan dan melibatkan tim Gegana Polda DIY. “Daging yang tersisa diambil kemudian dimusnahkan,” katanya.
Menurut dia, untuk kepastian kasus juga sudah diambil sampel guna pengujian di Balai Besar Veteriner Wates. Selain itu, juga dilaksanakan sosialisasi dan edukasi berkaitan dengan bahaya antraks kepada warga di Padukuhan Kalinongko Kidul.
“Penyemprotan cairan disinfektan juga sudah dilakukan di sekitar lokasi temuan kasus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Basarnas mengevakuasi 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep. Sebanyak 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.
DPC PKB Sleman periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Pengurus baru langsung menargetkan kemenangan Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi partai.
Menhan sementara Iran menegaskan setiap ancaman dari musuh dianggap nyata. Teheran juga menyatakan siap mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.
Bahlil Lahadalia menegaskan Golkar tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dan menargetkan kenaikan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.