McLaren Tegaskan Tak Takut Kehilangan Piastri dan Norris
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Ilustrasi perekaman e-KTP - dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul mengejar target pembuatan dan perekaman e-KTP bagi pemilih pemula pada Pilkada 2024.
Potensi pemilih pemula kalangan remaja dan pelajar yang usianya sudah masuk sebagai calon daftar pemilih pemula pada Pilkada 2024 cukup tinggi.
"Sampai desember 2023 kemarin, berdasarkan data ada sekitar 12.000 orang. Untuk itu kami berharap pada Mei akhir, target pemenuhan calon pemilih pemula yang telah melakukan perekaman e-KTP selesai," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Bantul Kwintarto Heru Prabowo, Sabtu (23/3/2024).
BACA JUGA : Pilkada Serentak 2024, KPU Bantul Siapkan Anggaran Rp38,6 Miliar
Oleh karena itu, Disdukcapil telah berkoordinasi dengan Balai Dikmen Bantul terkait teknis perekaman e-KTP untuk calon pemilih pemula pada Pilkada 2024 ini. Sebab, para pelajar ini mayoritas bersekolah di Bantul dan sebgaian bersekolah di Kota Jogja. Selain itu, Kepala Dikmen Bantul, ucap Kwintarto mengaku siap berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk penjadwalan perekaman e-KTP di masing-masing sekolah.
"Kami juga tawarkan untuk siswa yang cukup banyak, kami siapkan diri untuk jemput bola [perekaman di sekolah]. Tapi untuk yang siswanya sedikit nanti kami minta perekaman di kecamatan maupun kantor Disdukcapil Bantul," papar Kwintarto.
Menurut Kwintarto, perekaman e-KTP dapat dilakukan bagi warga Bantul yang saat ini berusia 16 tahun. Meski begitu, pencetakan e-KTP hanya dapat dilakukan pada saat pemohon telah berusia 17 tahun. Hal ini sejalan dengan peraturan dari Kemendagri terkait pemilih pemula.
"Namun, tetap wajib sesuai regulasi [untuk] pencetakan e- KTP hanya bisa dilakukan ketika berusia 17 tahun, atau sudah kawin,” ujarnya.
Kwintarto memaparkan jika pemilih pemula telah melakukan perekaman e-KTP maka pemilih pemula akan otomatis didaftarkan dalam Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hal itu dilakukan untuk mempercepat perolehan target IKD di Kabupaten Bantul.
"Karena saat ini aktivasi IKD di Bantul ini kan baru 4 persen. Padahal, target dari Pemerintah Pusat, tahun ini minimal 30%, untuk itu kami dorong percepatan aktivasi IKD," ucap Kwintarto.
Ketua KPU Bantul Joko Santosa mengatakan, pada Pemilu 2024 jumlah DPT Bantul ada sebanyak 742.000 orang. Dari jumlah tersebut kemungkinan bisa berubah saat pelaksanaan Pilkada Bantul, 27 November mendatang. Sebab, KPU masih menunggu penyerahan daftar penduduk potensial pemilih dari Kemendagri.
"Rencananya untuk penyerahan daftar penduduk potensial, pada 24 April-31 Mei 2024. Setelah itu akan dilanjutkan pemutakhiran data pemilih mulai 31 Mei hingga 23 September 2024. Untuk tahapan terdekat yang akan kami lakukan adalah pembentukan adhock PPK, PPS dan KPPS mulai 17 April 2024," ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.